Summarecon Lirik Peluang Bisnis Properti di Ibu Kota Baru

Senin, 7 Oktober 2019 11:47 Reporter : Adi Nugroho
Summarecon Lirik Peluang Bisnis Properti di Ibu Kota Baru Summarecon Lirik Peluang Bisnis Properti di Ibu Kota Baru. Adi ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembang properti, PT Summarecon Agung Tbk mempertimbangkan ekspansi ke Kalimantan Timur menyusul rencana pemerintah memindahkan ibu kota dari Jakarta. Tapi, perusahaan ini enggan buru-buru menanamkan investasinya ke calon ibu kota baru tersebut dengan berbagai alasan.

"Kami masih menunggu ketetapan ibu kota (antara Kutai Kartanegara dan Penajam Utara) serta rencana pengembangan infrastrukturnya," kata Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur di sela Rhytin in Harmony bersama konsumen di The Orchard Klaster Burgundy, Summarecon Bekasi Sabtu (5/9) malam.

Dia mengatakan, jika sudah ditetapkan pihaknya akan melakukan studi lebih dulu. Mulai dari kebutuhan konsumen dan peluang pengembangan kawasan yang akan dikembangkan di sana.

"Summarecon ini kan membangun kota, rumah menengah ke atas. Faktor besarnya harus kita pelajari lebih dulu, misalnya jalan. Kemudian ada mal, itu harus studi juga dari kebutuhan dan segalanya," kata Albert.

Dia mencontohkan, Summarecon Serpong dan Bandung ditopang dengan akses jalan tol, begitu juga di Bekasi yang berada di pusat kota.

"Kita ini kan membangun kota, dibutuhkan aksesibility. Maksudnya orang-orang yang tinggal di kota ini harus punya akses yang baik," kata Albert.

Karena itu, PT Summarecon Agung Tbk enggan buru-buru menanamkan investasinya ke Kalimantan Timur. Pihaknya masih menunggu penetapan lokasi ibu kota dan rencana infrastruktur di sana.

"Tentunya Summarecon masuk ke suatu tempat, infrastruktur ini harus cukup jelas juga. Jadi tidak tiba-tiba beli lahan," ujar Albert. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini