Sukses Lakukan 3 Aksi Korporasi Besar, BRI Berjasa Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan

Senin, 11 Oktober 2021 17:25 Reporter : Jeffreydien Winanda
Sukses Lakukan 3 Aksi Korporasi Besar, BRI Berjasa Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan Sukses Lakukan 3 Aksi Korporasi Besar, BRI Berjasa Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) turut berjasa dalam berkontribusi menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Sebagai fokus utama dalam menjalankan proses bisninya, BRI melakukannya secara organik maupun anorganik.

Pertumbuhan dilakukan melalui continous improvement pada proses bisnis sehari-hari. Sementara itu di sektor anorganik, BRI melakukan berbagai manuver yang sejalan dengan visi perusahaan yaitu menjadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia & Champion Of Financial Inclusion.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama BRI Sunarso. Dirinya menyampaikan jika selama masa pandemi ini BRI telah melakukan 3 aksi korporasi besar. Apa saja?

Konsolidasi Bank Syariah Indonesia

Sunarso menuturkan jika aksi korporasi besar BRI dimulai dari konsolidasi bank syariah Indonesia. Dimana saham BRI Syariah mengalami peningkatan hingga 4 kali lipat, dari sebelum konsolidasi sekitar Rp. 500,- saat ini saham BRIS telah mencapai kisaran harga Rp. 2.000.

Usaha di Bidang Asuransi Jiwa BRI Life

Aksi korporasi yang kedua adalah anak usaha di bidang asuransi jiwa, BRI Life. Pihaknya menjelaskan bahwa valuasi BRI Life telah meningkat mencapai Rp 7,5 triliun di tahun 2021, yang mana BRI sebelumnya mengakuisisi BRI Life dengan nilai Rp 1,6 triliun di tahun 2015. Di luar itu, BRI masih mendapatkan extra cash berupa access fee sebesar Rp 4,4 triliun yang dibayar secara bertahap di tahun 2021-2024.

Penambahan Modal Melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD)

Ketiga, Sunarso menjelaskan bahwa BRI telah melakukan aksi korporasi penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Rights Issue dalam rangka pembentukan ekosistem ultra mikro. Total nilai Right Issue BRI mencapai Rp 95,9 triliun, yang terdiri dari Rp 54,7 triliun dalam bentuk partisipasi non tunai pemerintah berupa inbreng saham Pegadaian dan PNM, Rp 41,2 triliun dalam bentuk cash proceed dari pemegang saham publik.

sukses lakukan 3 aksi korporasi besar bri berjasa menjaga pertumbuhan berkelanjutan
©2021 BRI

Pencapaian tersebut menjadikan Rights Issue BRI menorehkan sejarah sebagai Rights Issue terbesar di kawasan asia tenggara, menduduki peringkat ke-3 Rights Issue di Asia dan nomor 7 di seluruh Dunia.

“Kami bersyukur atas keberhasilan aksi korporasi tersebut, utamanya di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi Covid-19. Sekitar 28 miliar lembar saham yang diterbitkan pada Rights Issue BRI telah terserap seluruhnya bahkan mengalami oversubscribed sebesar 1,53%”, ungkapnya.

Lanjut Sunarso, pihaknya berharap proses value creation ini juga dapat dirasakan manfaatnya oleh insan Brilian. Impian saya, minimal 1% saham BRI dapat dimiliki oleh insan Brilian.

“Dengan memiliki saham BRI, hal ini akan mendorong transformasi culture pekerja untuk selalu create value bagi perusahaan”, tambahnya.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih berjuang untuk bangkit akibat pandemi, keberhasilan Rights Issue BRI merupakan bentuk kepercayaan dunia terhadap BRI serta prospek ekonomi indonesia saat ini dan di masa mendatang.

Pihaknya menambahkan bahwa, dana dari hasil Rights Issue tersebut nantinya akan digunakan BRI untuk mengembangkan ekosistem ultra mikro sebagai sumber pertumbuhan baru perseroan maupun untuk mengakselerasi perekonomian nasional. Selain itu pembentukan ekosistem ultra mikro semakin menegaskan journey BRI untuk tumbuh secara berkelanjutan serta aligned dalam upaya perseroan dalam mencapai aspirasi menjadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia And Champion Of Financial Inclusion.

Atas keberhasilan Right Issue BRI tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan dan kolaborasi yang produktif sehingga seluruh proses pembentukan holding ultra mikro dan Rights Issue BRI dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih dan apresiasi kami ucapkan diantaranya kepada Kementerian BUMN, Kementrian Keuangan, Kemenko Bidang Perekonomian, Komite Privatisasi, Dewan Perwakilan Rakyat, Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta seluruh investor atau pemegang saham yang terus mempercayai BRI di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini”, tutupnya.

[jfw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Berita Bank BRI
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini