Sudirman Said sebut pertanian Jawa Tengah terus terpinggirkan

Jumat, 20 Oktober 2017 14:32 Reporter : Abdul Aziz
Sudirman Said. ©2015 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menilai pertanian di Jawa Tengah terus terpinggirkan atau marginalisasi. Sehingga, pemerintah perlu melakukan tindakan-tindakan strategis pada pertanian.

Hal ini terlihat dari jumlah petani di Jawa Tengah yang terus turun, pemuda desa yang meninggalkan pertanian dan lebih memilih urbanisasi, dan minimnya dukungan pasca panen yang membuat petani mendapati kenyataan jatuhnya harga komoditas justru saat panen raya tiba.

"Di Jawa Tengah, pertanian menjadi hal agak mencemaskan. Pertanian mengalami marginalisasi, padahal kita butuh pasokan pangan yang cukup" kata Sudirman Said saat ditemui Merdeka.com usai seminar Wirausaha Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jum’at (20/10).

Menurutnya, dibutuhkan kebijakan strategis pada pertanian untuk menyelesaikan masalah ini. Seperti perlunya akses lembaga keuangan dan support pasca panen.

Selain itu, penelitian terapan dan riset belum dihargai. Sudut pandang terhadap pertanian, masih belum bergeser dari paradigma awal kemerdekaan yakni mencukupi kebutuhan sandang pangan. Padahal, saat ini Indonesia telah memiliki banyak ilmuwan pertanian dan tenaga-tenaga ahli pertanian namun sayang tak mendapat tempat.

"Saat ini yang terjadi, penelitian dan riset belum dihargai. Saya kira yang dibutuhkan adalah pelopor-pelopor," imbuhnya.

[azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.