Subholding Gas Pertamina Bakal Pasok Gas Bumi 51 MMSCFD ke Kilang Cilacap

Kamis, 28 Juli 2022 16:11 Reporter : Merdeka
Subholding Gas Pertamina Bakal Pasok Gas Bumi 51 MMSCFD ke Kilang Cilacap Kilang. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk siap memenuhi kebutuhan gas bumi Kilang Cilacap, Jawa Tengah, atau Refinery Unit (RU) IV, dengan total volume kontrak tahunan sebesar 51 MMSCFD. Ini sebagai upaya optimasi proyek Land Based LNG Regasification Terminal RU IV Cilacap.

PGN dan PT Kilang Pertamina Intenasional (KPI) selaku Subholding Refinery & Petrochemical Pertamina menyepakati volume kontrak tahunan berdasarkan kebutuhan kilang eksisting RU IV Cilacap sebesar 36 MMSCFD mulai 2024 dan untuk proyek New Diesel Hydrotreating (New DHT ) sebesar 15 MMSCFD mulai 2026.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar mengatakan, periode kontrak telah disepakati selama 30 tahun. Periode kontrak ini ditujukan untuk mengoptimasi keekonomian proyek dan memenuhi target strategis yakni efisiensi biaya bahan bakar kilang.

"Mengacu pada upaya pencapaian penghematan biaya bahan bakar di RU Cilacap merupakan dasar pemilihan opsi penyaluran gas menggunakan skema small land based regasification. Pertamina juga mendukung penuh proyek ini, sehingga untuk kebutuhan RU IV Cilacap, PGN akan memanfaatkan LNG portofolio milik Pertamina sebanyak delapan kargo per tahun," ujar Achmad saat Penandatanganan Kesepakatan Inisiatif Strategis Pembangunan Small Land Based Terminal Regasifikasi LNG RU IV Cilacap di Bandung, Jawa Barat.

Achmad melanjutkan, untuk penyaluran gas ke RU IV Cilacap akan menggunakan LNG carrier (LNGC) berukuran 19.000 meter kubik pada fase 1 (2024-2025) dan new build LNGC berukuran 35.000 meter kubik pada fase 2 mulai 2026.

Proyek Terminal LNG Regasifikasi RU IV Cilacap juga akan mengoptimasi Kilang Bontang sebagai LNG hub.

2 dari 2 halaman

Tingkatkan Koordinasi

Oleh karena itu, PGN terus berkoordinasi mengenai skema pengaliran gas ke RU IV Cilacap, pemanfaatan jeti dan lahan bersama PT KPI, PT PIS, PT Badak NGL serta pihak terkait lainnya sesuai kaidah keproyekan, serta tetap mengutamakan aspek sinergi Pertamina Grup. Sinergi antar-subholding ini akan memberikan benefit konsolidasi yang optimal untuk Pertamina Grup.

Potensi pasar dari penyaluran LNG ke RU IV Cilacap juga cukup besar, sekaligus bisa menjadi entry point pengembangan LNG ritel di Jawa Tengah bagian selatan.

"PGN memberikan layanan terbaik pada kesepakatan antara PGN dan KPI untuk bisa saling menguntungkan di Pertamina Group. Gasifikasi kilang sekaligus menjadi kontribusi PGN terhadap perekonomian nasional, optimasi sumber energi domestik, dan pencapaian bauran energi nasional di masa transisi energi," ujar Achmad.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Pembangunan Kilang Jadi Strategi Pertamina Kurangi Impor BBM
Jamin Pasokan Kilang Balikpapan, Proyek Pipa Gas Senipah Mulai Dikerjakan
Erick Thohir Sebut Pergantian Direksi Bukan Solusi Atasi Kebakaran Kilang Balikpapan
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan jadi Kedua Kali Tahun ini
Kebakaran di Area Kilang Pertamina Balikpapan Tewaskan 1 Pekerja
Kebakaran di Area Kilang Pertamina Balikpapan, 5 Orang Terluka dan Satu Masih Dicari

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini