Strategi pemerintah Jokowi hindarkan RI jadi sasaran perang dagang

Selasa, 18 September 2018 14:42 Reporter : Merdeka
Strategi pemerintah Jokowi hindarkan RI jadi sasaran perang dagang perang dagang. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Indonesia harus berupaya untuk tidak mengeluarkan kebijakan yang melanggar perjanjian internasional. Sebab, hal ini yang menjadi salah satu pemicu terjadinya perang dagang, seperti yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iman Pambagyo, mengatakan salah satu alasan AS menerapkan kenaikan tarif baja dan aluminium asal Negeri Tirai Bambu lantaran pemerintah China dianggap melakukan kecurangan. Sehingga produk baja dan aluminium China berkembang sangat pesat.

‎"Kenapa AS mengambil tindakan seperti itu ke China yang kemudian dibalas China. Itu karena AS merasa China itu curang. Dalam forum WTO itu digunakan kesempatan AS untuk menunjukkan betapa curangnya China," ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (18/9).

Belajar dari hal ini, lanjut Imam, pemerintah akan berupaya meminimalkan kebijakan yang berpotensi melanggar‎ komitmen internasional baik di WTO maupun Fre Trade Agreement (FTA).

"Perjanjian di WTO atau lainnya itu tidak sempurna seperti kitab suci. Ada beberapa pilar utama dari WTO yaitu forum perundingan, monitoring dan kepatuhan, serta forum menyelesaikan sengketa. yang berjalan hanya pilar menyelesaikan sengketa. Dengan contoh AS mengambil unilateral action, jadi kita perlu meminimalkan kebijakan yang berpotensi melanggar komitmen internasional Indonesia," tandas dia.

Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini