Strategi Kemendag Dukung Ekspor Produk Desa

Kamis, 29 Juli 2021 20:28 Reporter : Merdeka
Strategi Kemendag Dukung Ekspor Produk Desa Petani kopi. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Menteri Sambuaga mengapresiasi peran PT Astra International, Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Koperasi dan UKM dalam mewujudkan ekspor produk pertanian dan perkebunan yang dihasilkan desa. Ada beberapa produk yang diekspor dari desa yaitu kopi, beras organik, pupuk organik hingga essential oil dengan negara tujuan Eropa, Amerika Selatan, Asia dan Timur Tengah.

Bersama dengan launching ekspor produk desa ini juga dilakukan penandatanganan naskah kerja sama pengembangan ekspor produk unggulan desa antara Ditjen PEN Kemendag dan PT Astra Internasional. Kedua acara itu sendiri merupakan bagian dari Festival Kewirausahaan Astra 2021.

Peran Astra dalam pembinaan desa dan koperasi/UMKM diapresiasi Wamendag. Sebab, ekspor produk pertanian dan perkebunan itu dihasilkan oleh Program Desa Sejahtera juga merupakan hasil binaan kerja sama antara PT Astra International bersama Kementerian Desa PDTT dan Kemenkop UKM. Kerja sama itu melingkup pembinaan produksi dan pembiayaan.

Kementerian Perdagangan sendiri menurut Wamendag sangat bangga mendukung pemasaran produk-produk desa, koperasi dan UMKM melalui berbagai upaya. Kemendag punya berbagai program fasilitasi, pembinaan teknis hingga pembukaan akses pasar melalui berbagai perjanjian perdagangan dan diplomasi perdagangan internasional.

"Desa adalah salah satu jantung perekonomian Indonesia, termasuk dalam menghasilkan produk-produk ekspor. Karena itu Kementerian Perdagangan menggandeng dan mendukung berbagai pihak yang fokus membangun produksi desa dengan memberikan akses logistik dan perdagangan," kata Wamendag ditulis Kamis (29/7).

Dalam bidang akses pasar, perjanjian perdagangan baik bilateral maupun multilateral sangat penting agar produk-produk Indonesia bisa diakomodasi oleh negara tujuan dengan tarif yang bagus, bahkan tanpa tarif bea masuk. Upaya ini penting, menurut Jerry, karena secara politis dan teknis memang perlu dilakukan berbagai upaya agar sebuah negara menerima dan memberikan fasilitas bagi produk Indonesia.

"Kita harus meminimalkan hambatan perdagangan dan mengoptimalkan fasilitasi perdagangan bagi produk Indonesia sehingga bukan hanya bisa masuk tetapi juga bisa mengakses pasar di negara tujuan. Itu inti dari upaya-upaya dalam perjanjian perdagangan," kata Jerry.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini