KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Strategi dibalik perkasanya merek Indonesia di pasar dunia

Jumat, 15 Mei 2015 08:46 Reporter : Novita Intan Sari
kalbe farma. istimewa

Merdeka.com - Merek lokal atau brand yang berasal dari Indonesia saat ini sudah banyak diakui dunia. Sebut saja Fastron, merek oli buatan Pertamina Lubricants tersebut sudah sangat mendunia. Pertamina Lubricants saat ini menjadi rekan teknologi bagi Lamborghini, produsen mobil mewah yang sudah mendunia. Berkat Fastron, Pertamina mampu memiliki rekan teknologi dari 24 negara. Setelah berhasil mengakuisisi pabrik pelumas di Thailand, kini Pertamina menargetkan menjadi 15 besar pelumas bagi produsen mobil mewah dalam 10 tahun mendatang.

Selain itu ada pula Kalbe dengan merek produknya yang berpotensi menjadi pemimpin pasar Asean (Masyarakat Ekonomi Asean). Dengan brand Deabetasol, dia mampu menjadi pemain utama di Filipina dan Myanmar. Selain itu, ada lagi Extra Joss yang menguasai pasar Filipina, Mixagrip yang perkasa di Nigeria, atau Woods, Milna, Prenagen, dan Morinaga.

Direktur Kalbe Farma, Ongkie Tedjasurya membeberkan strategi yang membuat merek Indonesia terkenal di luar negeri. Menurutnya, perlu dilakukan strategi promosi yang tepat pada sasaran. Dengan strategi promosi bisnis yang tepat, akan meraih kesuksesan pada bisnis. "Bisa mendapatkan kesempatan untuk mencapai target penjualan," ujarnya beberapa hari lalu.

Menurut dia, perusahaan juga harus mampu menangkap era yang serba mobile untuk memasarkan merek mereka. Media sosial sudah menjadi suatu hal yang wajib dimiliki perusahaan. Berangkat dari situ, perusahaan dapat melakukan strategi promosi dengan memperkenalkan brand dan juga produk yang ingin dipasarkan.

"Merek sangat penting yang membedakan identitas produk itu sendiri, sama saja nama orang yang merupakan identitas," jelas dia.

Dia menambahkan kiat pemasaran yang menghancurkan kompetitor harus unik dan inovatif. Jika ingin melakukan strategi seperti kompetitor maka pasar tidak bisa membedakan antara perusahaan Anda dan mereka. Jika sudah begini, maka hargalah yang kemudian menjadi kendala dalam membuat keputusan untuk membeli produk Anda.

"Kita mencari yang unik dan berbeda dengan produk lain, yang masuk suatu negara," katanya.

Sementara itu, menurut Presiden Direktur Martha Tilaar Grup Bryan Tilaar, kunci utama membentuk merek Indonesia adalah terletak pada ciri khas keseharian masyarakat. Semisal, kulit orang Indonesia cenderung putih langsat, di mana produk Martha Tilaar menciptakan produknya tersebut bagi negara di luar Asia.

"Rata-rata pasar kami yang menembus di Eropa menyukai produk kami skin care putih langsat karena mereka menginginkan kulitnya mirip dengan masyarakat Indonesia," kata dia. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Produk Indonesia
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.