Strategi Cerdas Gunakan Kartu Kredit Tanpa Harus Jadi Buruan Debt Collector

Selasa, 3 September 2019 14:26 Reporter : Wuri
Strategi Cerdas Gunakan Kartu Kredit Tanpa Harus Jadi Buruan Debt Collector Strategi Cerdas Gunakan Kartu Kredit Tanpa Harus Jadi Buruan Debt Collector. ©Shutterstock

Merdeka.com - Banyaknya manfaat dan promo yang didapat dengan memiliki kartu kredit membuat banyak orang tergoda untuk memilikinya. Terlebih mengajukan aplikasi bank untuk mendapatkan kartu kredit juga terbilang mudah. Sayangnya, tidak semua tahu strategi tepat dalam menggunakannya dan berakhir dengan tunggakan utang yang kian membesar, bahkan hidup jadi tak tenang karena terus ditagih oleh debt collector. Jangan sampai hal ini terjadi, yuk bijak gunakan kartu kredit dengan beberapa strategi tepat berikut.

Kenali Biaya di Kartu Kredit

Kemudahan bertransaksi dan promo-promo yang ditawarkan jadi daya tarik utama bagi siapa saja untuk mengajukan kartu kredit. Tapi sebaiknya ketahui terlebih dahulu biaya yang wajib dibayar oleh penggunanya.

Selain dibebani bunga 2,25 persen, ada juga iuran tahunan yang ditetapkan tiap bank setiap tahunnya, biaya keterlambatan maksimal Rp150 ribu, biaya over limit, penggantian kartu, ganti pin, hingga tarik tunai. Dengan mengetahui besaran biaya-biaya tersebut, diharapkan dapat menggunakan kartu kredit dengan lebih bijak.

Jangan Ikuti Limit Kartu Kredit

Setiap kartu kredit punya limit yang besarannya berbeda dan ditentukan oleh bank setelah mempertimbangkan gaji bulanan calon pemegang kartu kredit. Sayangnya, limit kartu terkadang nilainya lebih besar ketimbang penghasilan bulanan sehingga banyak yang bertransaksi hingga limitnya habis. Ujung-ujungnya, pengguna tak bisa membayar seluruh tagihan saat jatuh tempo.

Solusi dari permasalahan ini sebenarnya cukup mudah, kok. Cukup bikin limit sendiri dengan mematok besaran cicilan kartu yang dibayar tiap bulan sehingga tak melebihi 30 persen gajimu.

Bayar Tepat Waktu

Salah satu hal yang tepat saat menggunakan kartu kredit adalah selalu membayar tagihan tepat waktu. Bahkan, pembayaran bisa dilakukan tanpa menunggu jatuh tempo. Begitu billing statement sudah diterima, segera bayar tagihan kartu kredit untuk meminimalkan keterlambatan dan menghindari penambahan bunga.

Jauhi Opsi Pembayaran Minimum

Melakukan pembayaran minimum sama saja dengan menyetujui tagihan kartu kredit yang dikenai bunga. Padahal, pembayaran penuh yang dilakukan tepat waktu dapat membuatmu bisa membayar utang tanpa kena bunga sama sekali. Begitu juga saat melakukan pembayaran minimum untuk membeli barang dengan cicilan bunga 0%. Hal ini dianggap sia-sia karena tetap harus membayar bunga 2,25% di bulan berikutnya.

Hindari Tarik Tunai dengan Kartu Kredit

Awalnya kartu kredit hanya dipakai untuk transaksi pembelian, tapi fungsinya terus bertambah. Salah satunya bisa digunakan untuk tarik tunai. Walau terlihat praktis, namun tarik tunai dengan kartu kredit dikenai bunga untuk pengembalian uangnya. Selain itu, dana tarik yang digunakan sebelumnya pun harus dibayar sepenuhnya saat jatuh tempo.

Miliki Kartu Kredit Secukupnya

Setiap bank menawarkan promo yang berbeda untuk kartu kredit yang dikeluarkannya, misalnya untuk tiket bioskop, makan di restoran, hingga keperluan traveling. Tidak sedikit yang punya sederet kartu kredit dalam dompetnya. Tapi jangan hanya tergiur dengan penawaran yang tampak menarik, pertimbangkan jika penghasilan bulananmu cukup untuk membayar tagihan kartu kredit yang jumlahnya cukup besar.

Jadi cerdas dan bijak dalam menggunakan kartu kredit agar terhindar dari jerat utang yang bisa bikin kondisi keuangan merana. (eth) [wri]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini