Stok pupuk diklaim aman untuk empat bulan mendatang

Senin, 16 Oktober 2017 16:17 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Stok pupuk diklaim aman untuk empat bulan mendatang Pabrik Pupuk. image.bzlink.us

Merdeka.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan dan stok pupuk dalam dua bulan ke depan aman. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin, menuturkan sebetulnya pihaknya diwajibkan mengamankan pasokan dalam dua minggu ke depan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Namun, PT Pupuk Indonesia telah menyiapkan hingga dua bulan ke depan. Bahkan saat ini produksi masih tetap berlangsung. "Itu (pupuk) bukan termasuk yang sedang diproduksi, itu semua yang sudah ada di tingkat kecamatan tinggal distribusi, sehingga dalam dua bulan ke depan kita pastikan aman, bahkan bisa sampai 4 bulan ke depan kalau tambah yang sedang diproduksi," kata Aas dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/10).

Hingga 12 Oktober 2017, ketersediaan stok untuk pupuk Urea sebanyak 544.331 ton dari ketentuan minimum yang harus disediakan sebesar 147.034 ton. Sedangkan, untuk jenis NPK stok mencapai 316.647 ton dari jumlah minimum yang harus disiapkan 82.401 ton.

Untuk SP-36 stok pada periode tersebut sebanyak 126.794 ton dari ketentuan minimum 29.324 ton. Kemudian, jenis ZA sebanyak 110.999 ton dari jumlah minimum yang harus disediakan 43.374 ton. Lalu pupuk organik, PT Pupuk Indonesia telah menyiapkan 61.227 ton dari jumlah yang dibebankan sebanyak 37.390 ton.

"Tidak perlu khawatir untuk pasokan, terlebih saat ini sudah memasuki masa tanam lagi. Nanti biasanya penyerapan pupuk akan cepet nanti tapi tetap aman lah," katanya.

Sementara, penyaluran pupuk bersubsidi sampai dengan 30 September 2017, untuk pupuk jenis Urea baru tersalurkan sebanyak 2,74 juta ton dari seharusnya 4,1 juta ton. Kemudian NPK sudah tersalurkan sebanyak 1,8 juta ton dari 2,55 juta ton dan SP-36 sudah tersalurkan sebanyak 618.030 ton dari yang seharusnya 850.000 ton.

Sedangkan untuk jenis ZA yang sudah tersalurkan sebanyak 705.074 ton atau baru sekitar 67 persen dari target 1,05 juta ton. Dan untuk pupuk organik sebanyak 456.353 ton dari target total 1 juta ton atau baru sekitar 46 persen.

"Apapun demi mendukung program ketahanan pangan, kita siap untuk menyediakan dan mendistribusikan pupuk sesuai arahan pemerintah," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini