Stok Pangan di Tangerang Dijamin Aman di Tengah Pandemi Virus Corona

Selasa, 17 Maret 2020 14:56 Reporter : Kirom
Stok Pangan di Tangerang Dijamin Aman di Tengah Pandemi Virus Corona Pasar tradisional. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menjaga stok bahan pangan tetap tersedia di tengah masyarakat yang dihantui dengan penyebaran virus corona.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, hingga saat ini stok pangan masih aman. Terhitung, beras masih tersedia 323.056 ton, 114 ton tepung terigu, 11,4 ton daging sapi, dan 60 ton daging kerbau.

"Sedangkan untuk stok yang akan masuk satu sampai dua minggu ke depan ialah 5.000 ton gula pasir, 15.000 ton daging kerbau, 100.000 ton minyak goreng, serta ketersediaan 100 ton bawang putih di berbagai gudang distributor," ungkap Indri Astuti, Asda II Pemkot Tangerang, Selasa (17/3).

Menurut dia, sampai saat ini kebutuhan bahan pokok, termasuk beras aman dan telah terdistribusi di Bulog, penggilingan dan pedagang. Diperkirakan panen raya juga akan terjadi di Maret, April dan Mei mendatang. Sehingga pada akhir Mei stok beras akan bertambah semakin banyak.

"Jangan panik dengan stok pangan, Insyaallah semua aman. Tetap berhati-hati dalam berbelanja, jaga kebersihan, dan pastikan semua makanan yang kita konsumsi termasuk dengan baik," kata Indri.

Dia pun mengimbau, untuk tidak melakukan aksi borong sembako. "Jangan ikut-ikutan, kita hadapi bersama tanpa menyakiti satu sama lain, Kota Tangerang pasti bisa," tandas dia

1 dari 1 halaman

Pemerintah Terus Monitoring Ketersediaan Pangan

monitoring ketersediaan pangan rev1

Pemerintah secara aktif melakukan monitoring harga dan pasokan pangan secara rutin setiap minggu. Langkah ini dilakukan dalam rangka antisipasi ketersediaan pasokan pangan pokok untuk menghadapi Bencana Nasional Non Alam, covid-19.

"Kita akan monitor terus. Pangan tidak boleh kurang, itu arahan Presiden," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rakortas Tingkat Menteri pembahasan tentang Ketersediaan Pasokan Bahan Pangan Pokok bulan Maret s.d. Agustus 2020, di Jakarta (16/3).

Secara umum telah dibahas posisi stok, pasokan dan harga 11 komoditas Bahan Pangan Pokok. Perkiraan ketersediaan dan kebutuhan beberapa bahan pangan pokok utama, terutama komoditas beras, jagung, daging sapi/kerbau, gula dan bawang putih dijamin cukup untuk memenuhi kebutuhan.

"Stok beras, jagung, daging sapi atau kerbau, gula dan bawang putih dijamin cukup untuk memenuhi kebutuhan, tuturnya.

Saat ini tercatat 3,5 juta ton stok beras kini tersebar di Perum Bulog, penggilingan, pedagang. Diperkirakan panen raya terjadi di bulan Maret, April dan Mei 2020 sehingga pada akhir Mei 2020 akan terdapat stok beras sebesar 7,7 juta ton.

Sedangkan stok jagung pada akhir Februari 2020 sebesar 661.000 ton dan panen bulan Maret diperkirakan mencapai 6,2 juta ton. [idr]

Baca juga:
Pemprov Jabar Awasi Pembelian Bahan Pokok Tak Wajar Karena Panik Wabah Corona
Jokowi Minta Menteri dan Bulog Pastikan Stok Pangan Aman untuk Ramadan dan Lebaran
Antisipasi Dampak Virus Corona, Pemerintah Terus Monitoring Ketersediaan Pangan
Perbaiki Jalur Distribusi Jadi Salah Satu Cara Ciptakan Stabilitas Harga Pangan
Gubernur Anies: Stok Pangan di Jakarta Aman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini