Stok Beras 1,4 Juta Ton, Bos Bulog Pastikan Persediaan Aman untuk Kondisi Apapun

Senin, 30 Maret 2020 11:23 Reporter : Sulaeman
Stok Beras 1,4 Juta Ton, Bos Bulog Pastikan Persediaan Aman untuk Kondisi Apapun Direktur Utama BULOG Budi Waseso. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Pemerintah melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan mampu mengatasi lonjakan kebutuhan pangan menjelang Ramadan, Idul Fitri, maupun pandemi Virus Corona. Maka dari itu, Bulog telah menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lainnya, agar bisa selalu tersedia di masyarakat.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, BULOG menjamin kebutuhan beras dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba," kata Direktur Utama Perum BULOG, Budi Waseso, melalui siaran pers pada Senin (30/3).

Dia menjamin ketersediaan stok beras sebagai komoditi pangan utama, telah tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia dengan total stok mencapai 1,4 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton.

"Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun," jelas dia.

Untuk menjamin ketersediaan sejumlah bahan pangan, pria yang akrab dipanggil Buwas menyebut pihaknya akan memaksimalkan seluruh instrumen yang tersedia. Seperti menginstruksikan mitranya agar menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet milik Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada.

1 dari 1 halaman

Bulog Layani Pembelian dan Pengantaran Online di 7 Kota Besar

pembelian dan pengantaran online di 7 kota besar rev1

Buwas kemudian mengklaim bahwa perum Bulog sudah memiliki sistem penjualan secara online, yaitu iPANGANANDOTCOM yang bertujuan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses sejumlah kebutuhan pangan dan tetap menjaga social distancing dan physical distancing, sesuai arahan pemerintah untuk menekan penyebaran pandemi virus corona.

"Pangan yang dibeli melalui iPANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli, sehingga akan mempermudah dan memastikan pendsitrubusian komoditi pangan langsung diterima oleh masyarakat tanpa perlu antre ke pasar," lanjut Buwas.

iPANGANANDOTCOM disebutkan baru bisa diakses masyarakat di tujuh kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Makassar dan Medan melalui aplikasi Shopee. Selain itu, Gula Manis Kita produksi Perum Bulog dapat dibeli melalui secara online di BULOG official store dengan alamat portal https://bit.ly/pangankita_official.

Sedangkan, bagi masyarakat Jakarta yang merupakan kawasan zona merah penyebaran COVID-19, Gula Manis Kita dapat dibeli secara offline melalui Rumah Pangan Kita GATSU di Jalan Gatot Subroto Kav.59 Jakarta Selatan.

[bim]

Baca juga:
Sempat Jadi ODP, Dokter Tirta Mengaku Hasil Tes Negatif Corona
Pemerintah Tak Rekomendasikan Bilik Disinfektan karena Bahaya Bagi Kulit
Penjelasan Lengkap Rapid Test Virus Corona & Prosesnya, Bakal Digelar Massal di Indon
Panik Virus Corona, Ini Perbedaan Karantina dan Lockdown yang Harus Diketahui
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Diminta Kesampingkan Dampak Ekonomi
Anies Ungkap Tujuh Kecamatan Belum Ada Kasus Corona
IHSG Anjlok 5 Persen Sejak Awal Pembukaan, BEI Bekukan Perdagangan Saham

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini