Kemenkeu Ajak 'Sultan' di RI Investasi Lewat SBN

Rabu, 30 Juni 2021 15:02 Reporter : Sulaeman
Kemenkeu Ajak 'Sultan' di RI Investasi Lewat SBN investasi. shutterstock

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengajak orang kaya di Indonesia untuk berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN). Sebab, berinvestasi di SBN tidak hanya menarik dari sisi ekonomi namun juga membawa manfaat sosial secara luas ketimbang hanya memarkir uangnya di bank.

"Kelompok yang punya uang tadi tidak hanya sekedar uang disimpan di bank, tapi bisa misalnya di putar dengan dibelikan obligasi pemerintah ada, SBN, Sukuk, dan lainnya dengan nominal retail yang rendah," tuturnya dalam acara Dialog Produktif bertajuk Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6).

Dia menambahkan, dengan melakukan investasi di SBN dan lainnya, secara langsung para orang kaya di Indonesia turut berkontribusi dalam kegiatan sosial. Mengingat, adanya peran nyata untuk membantu pemerintah dalam penanganan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Karena uang (investasi) dipakai untuk bansos, insentif, dan sebagainya," sebutnya.

Oleh karena itu, dia menyebut, berinvestasi di SBN merupakan pilihan tepat yang bisa dilakukan oleh orang kaya saat ini. Menyusul adanya manfaat nyata baik dari sisi ekonomi maupun sosial ketimbang menimbun uangnya di bank.

"Ini saya kira solusi win-win. Kita bisa menjaga cash flow dengan baik tapi juga menguntungkan negara sekaligus sesama kita," tutupnya. [azz]

Baca juga:
Lonjakan Kasus Covid-19 Diperkirakan Pengaruhi Pasar SBN RI
Per 8 Juni, Bank Indonesia Beli SBN Senilai Rp115 Triliun
Per 21 Mei 2021, BI Sudah Beli SBN Rp108,43 Triliun
Hingga April 2021, Bank Indonesia Sudah Beli SBN Sebesar Rp101,9 Triliun
Bank Indonesia Borong SBN Senilai Rp65 Triliun Hingga 16 Maret 2021
Bantu APBN, Bank Indonesia Beli SBN Rp40,7 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini