Stabilkan harga gula, pemerintah harus buka keran impor

Rabu, 1 Juni 2016 16:56 Reporter : Sri Wiyanti
Stabilkan harga gula, pemerintah harus buka keran impor gula. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga gula sepanjang Mei 2016 mencapai 7,4 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,04 persen. Kenaikan harga gula menjadi penyebab ketiga inflasi Mei 2016 sebesar 0,24 persen.

Kenaikan harga gula akibat tingginya permintaan menjelang bulan Ramadan namun ketersediaan gula pasir dalam negeri terbatas.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo menilai, pemerintah harus segera membuka keran impor untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga gula.

"Kalau nanti harganya naik terus, maka harus ditutupi impor," ujar Sasmito di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/6).

Sasmito menjelaskan, jelang puasa dan lebaran, kebutuhan gula dipastikan meningkat. Sementara, peningkatan produksi gula dalam negeri belum bisa dipastikan lantaran untuk menghasilkan gula dari tebu membutuhkan waktu sekitar enam bulan.

"Produksi itu umumnya mengandalkan tebu, tebu kan umurnya panjang, 6 bulan. Jadi enggak bisa langsung ditanam terus langsung panen," pungkas dia. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini