Sri Mulyani Waspadai Pengaruh Kenaikan Minyak Dunia Terhadap Indonesia

Selasa, 17 September 2019 12:29 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sri Mulyani Waspadai Pengaruh Kenaikan Minyak Dunia Terhadap Indonesia Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Harga minyak melonjak di perdagangan mencapai level tertinggi sejak Mei pada pembukaan perdagangan kemarin, Senin (16/9). Hal tersebut terjadi di tengah kekhawatiran gangguan pasokan menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu (14/9).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai pengaruh kenaikan harga minyak dunia tersebut terhadap Indonesia. Dia menyebut, pemerintah terus mencermati kondisi politik yang saat ini terjadi antara Amerika Serikat, Iran dan Arab Saudi.

"Kita belum tahu nanti akan seperti apa, karena ini akan merupakan sesuatu yang akan kita lihat reaksinya dari Saudi, dari Amerika Serikat, Iran, dan segala macam yang merupakan suatu kombinasi. Yang tidak hanya akan punya sentimen tapi betul-betul konstelasi politik dan keamanan. Jadi itu yang akan menjadi fokus kita," ujarnya di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (16/9).

Dia melanjutkan, selama ini asumsi harga minyak dalam negeri memang lebih rendah dari minyak dunia. Secara jangka pendek hal tersebut akan menjadi upaya untuk mengatasi pengaruh kenaikan minyak dunia.

"Kalau dilihat dari APBN asumsi selama ini kan malah lebih rendah. Kami melihat bahwa, pertama kalau koreksi yang sifatnya jangka pendek mungkin masih bisa akan terabsorb," jelasnya.

Meski demikian, pemerintah akan terus melihat perkembangan kondisi politik dan keamanan di setiap negara penghasil minyak tersebut untuk jangka panjang. "Yang harus kita perhatikan mungkin lebih kepada dampak jangka menengah panjang, yaitu dinamika stabilitas keamanan dan politik di Timur Tengah," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini