Sri Mulyani siap beri hukuman pegawai pajak terima suap Rp 14 miliar

Kamis, 14 September 2017 09:18 Reporter : Desi Aditia Ningrum
sri mulyani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, memastikan bakal memberikan hukuman jika pegawai pajak terbukti menerima suap. Seperti diketahui, terdapat dua pegawai pajak diduga menerima suap Rp 14 miliar terkait kasus penjualan faktur pajak.

"Kalau sudah cukup bukti dan memang melakukan tindakan dan dalam proses kepegawaian harus memberikan hukuman, maka kita akan lakukan," tegas Menteri Sri Mulyani, di Gedung Ditjen Pajak, Rabu (13/97) malam.

Dia mengatakan akan menghormati segala proses hukum yang dilakukan kejaksaan Agung (Kejagung) terkait penahanan pegawai pajak. "Kita akan menghormati (proses hukum) kalau petugas pajak ditangkap KPK atau Kejaksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menahan pegawai pajak KPP Madya Jakarta Pusat berinisial AP. AP merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan suap (gratifikasi) terkait penjualan faktur pajak.

AP ditahan Kejagung sejak Senin (11/9) setelah diperiksa sebagai tersangka atas kasus suap senilai Rp 14 miliar terkait penjualan faktur pajak. AP ditahan lantaran dikhawatirkan merusak barang bukti atau menghilangkannya.

Penahanan AP merupakan pengembangan dari kasus fiskus lainnya berinisial JJ yang menjadi tersangka sejak 4 Mei 2017.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.