Sri Mulyani Risih dengan Pinjol Ilegal: Mereka Kasar, Bahkan Mengandung Pelecehan

Kamis, 2 Desember 2021 18:00 Reporter : Sulaeman
Sri Mulyani Risih dengan Pinjol Ilegal: Mereka Kasar, Bahkan Mengandung Pelecehan Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku risih atas maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia. Sebab, proses penagihan yang dilakukan oleh pinjol ilegal tersebut begitu melecehkan masyarakat.

"Terkait pinjaman online ilegal yang begitu marak, kita risih dengan cara penagihan mereka yang kasar. Bahkan, mengandung unsur pelecehan," tegasnya dalam OJK-OECD Conference, Kamis (2/12).

Selain itu, keberadaan pinjol ilegal juga telah membuat banyak nasabah merugi. Mengingat bunga yang dibebankan begitu tinggi.

"Dengan suka bunga yang tinggi, pinjaman online illegal ini banyak merugikan masyarakat maupun nasabah," ungkapnya.

Bendahara Negara ini menyatakan, suburnya pinjol ilegal sendiri tak lepas dari rendahnya tingkat inklusi maupun literasi keuangan masyarakat. Sehingga, masyarakat kesulitan untuk memperoleh pinjaman melalui lembaga legal.

Untuk itu, dia menaruh harapan lebih terhadap perusahaan-perusahaan financial technology (fintech) yang kian berkembang pesat di Tanah Air. Yakni, dengan meningkatkan porsi pembiayaan terhadap pelaku memberikan pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kerap menjadi korban pinjol illegal.

"Kami ingin Fintech juga memberi kesempatan lebih terkait pembiayaan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah," tandasnya. [idr]

Baca juga:
Tips Terhindar dari Jebakan Pinjaman Online Abal-Abal
Cegah Masyarakat Terjerat Pinjol Ilegal, Pemerintah Diminta Aktifkan Koperasi
PPATK Susun Strategi Cegah Kerugian Masyarakat dari Pinjol Ilegal
PPATK Sebut Modal Pinjol Ilegal Diduga Berasal Dari Hasil Korupsi hingga Narkoba
PPATK Sebut Pinjol Ilegal Gunakan Skema Ponzi Jerat Utang Nasabah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini