Sri Mulyani: Percuma Ada Listrik Kalau Tidak Ada Internet

Selasa, 24 September 2019 12:30 Reporter : Dwi Aditya Putra
Sri Mulyani: Percuma Ada Listrik Kalau Tidak Ada Internet Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, pembangunan infrastruktur digital seperti internet di Indonesia sejauh ini belum cukup merata. Sebab, banyak beberapa daerah yang kini masih kesulitan untuk mendapatkan akses internet.

"Beberapa kota di Indonesia belum memiliki kondisi yang penting ini karena infrastruktur belum stabil, beberapa kota juga masih butuh akses internet," kata Sri Mulyani di acara Tech For Good di Jakarta, Selasa (24/9).

Selama ini, pemerintah tengah fokus dalam menggenjot target rasio elektrifikasi mencapai 100 persen pada akhir tahun 2019. Di mana per Juni 2019, rasio elektrifikasi sudah mencapai 98,81 persen. Namun, upaya itu menurutnya percuma saja, apabila tidak dibarengi dengan pembangunan akses internet.

"Kalau dalam listrik pemerintah targetkan 100 persen rasio elektrifikasi di Indonesia. Jadi masyarakat punya akses listrik di mana pun di Indonesia. Tapi kalau punya listrik tapi kalau tidak punya internet jadi kamu juga facing a handicap?" kata dia.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan teknologi digital seperti akses internet yakni dengan pembangunan Palapa Ring untuk di Indonesia bagian Barat dan Timur. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat mendapatkan akses internet.

"Oleh karena itu agar masyarakat Indonesia bisa mendapatkan manfaat maksimal dari pembangunan teknologi digital ini kita harus meyakinkan seluruh bagian dari Indonesia bisa terhubung dengan internet," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengklaim bahwa seluruh pembangunan Palapa Ring telah rampung. Bahkan, kata dia, seluruh tiga segmen Palapa Ring yakni Paket Barat, Tengah, dan Timur sudah dilakukan uji coba.

Dilanjutkannya, antara Palapa Ring paket Barat, Tengah, dan Timur, sudah dilakukan integrasi atau saling keterhubungan. "Sudah. Sudah selesai. Kemarin uji coba pada tanggal 31 Agustus untuk video conference," jelasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini