Sri Mulyani Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Hambat Pemulihan Ekonomi

Kamis, 23 Juni 2022 18:15 Reporter : Sulaeman
Sri Mulyani Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Hambat Pemulihan Ekonomi pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 di luar negeri maupun Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Dia khawatir, peningkatan penularan virus corona jenis baru tersebut akan mengganggu tren pemulihan ekonomi nasional.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat, kasus positif Covid-19 bertambah 1.985 per Rabu (22/6).

"Kita juga waspada karena ada peningkatan tren dari kasus dalam negeri maupun belahan dunia. Kita lihat risiko baru yang muncul ancam outlook atau proses pemulihan ekonomi yang mulai aktif," ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis (23/6).

Selain hambat pemulihan ekonomi, peningkatan kasus harian Covid-19 juga berpotensi menghambat upaya pemerintah menuju endemi. Mengingat, peningkatan kasus positif Covid-19 dapat mempengaruhi gerak mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, Sri Mulyani mendorong percepatan dan pemerataan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini untuk mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity.

"Kita akan terus memantau jumlah kasus, maupun dari sisi vaksinasi, untuk meyakinkan tahun 2022 ini kita betul menuju transisi endemi," tutupnya. [azz]

Baca juga:
Pemerintah Setujui Pengadaan 29 Juta Dosis Vaksin PMK Pakai Anggaran PEN
Airlangga Minta Pemda Koordinasi Jaga Pemulihan Ekonomi
Per 3 Juni 2022, Realisasi Dana PEN Baru Capai 20 Persen Setara Rp95 Triliun
Bappenas Bersinergi dengan OJK Dukung Pemulihan dan Transformasi Ekonomi RI
Per Juni 2022, Pemerintah Baru Serap Dana PEN Sebesar Rp95,13 Triliun
Tiket Pesawat Mahal Hambat Pemulihan Wisata

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini