Sri Mulyani: Ketegangan China dan Taiwan Buat Dunia Makin Tidak Aman

Senin, 8 Agustus 2022 11:15 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sri Mulyani: Ketegangan China dan Taiwan Buat Dunia Makin Tidak Aman Menkeu Sri Mulyani. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ketegangan antara China dan Taiwan menimbulkan eskalasi baru konflik global. Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi ke Taiwan pekan lalu berakhir dengan ketegangan politik baru di regional Asia.

"Hadirnya Ketua DPR AS di Taiwan (menimbulkan) eskalasi yang luar biasa. Tentunya menimbulkan kemungkinan dari sisi keamanan namun juga dari sisi politik ekonomi," kata Sri Mulyani Indrawati dalam Kuliah Umum PPKMB Universitas Indonesia, Jakarta, Senin (8/8).

Sri Mulyani menuturkan geopolitik yang luar biasa sekarang ini membuat ketidakpastian global semakin meningkat. Rasa tidak aman ini makin terasa belakangan ini.

"Dengan dunia memiliki geopolitik yang luar biasa besar maka seluruh dunia merasa tidak aman," kata dia.

Rasa tidak aman ini mengancam hubungan antara negara yang dalam 3 dekade terakhir. Padahal selama ini diasumsikan hubungan setiap negara akan saling berhubungan baik dari sisi perdagangan, investasi, lalu lintas manusia, lalu lintas modal, barang dan informasi.

"Ini semuanya sekarang di riset. Banyak dunia sekarang, masyarakat atau negara melakukan review terhadap hubungan antara negara," kata dia.

Dia menuturkan kondisi geopolitik yang penuh kompetisi dan potensi perang membuat semua negara semakin hati-hati. Tiap negara sekarang mencari hal-hal yang bisa meningkatkan ketahanan dari perekonomiannya masing-masing.

"Artinya proteksionisme kemungkinan akan semakin besar, blok akan semakin menguat," katanya.

Sehingga hubungan investasi dan perdagangan tidak lagi berdasarkan kepada murni masalah bisnis dan kebebasan dalam mengambil sikap. Melainkan sudah mulai memperhatikan aspek geopolitik. "Ini adalah landscape yang berubah," katanya.

Dia menambahkan, Indonesia kini juga masuk dalam perhitungan. Mengingat Indonesia merupakan negara yang besar baik dari sisi populasi dan ekonominya.

Bahkan telah menjadi bagian dari anggota G20, artinya Indonesia masuk dalam 20 besar negara ekonomi terbesar di dunia. Makanya, Indonesia harus melek terhadap kondisi global yang terjadi saat ini.

"Ini menyebabkan indo menjadi salah satu negara yang tidak boleh tidak paham terhadap konteks geopolitik yang berubah," tandasnya.

Baca juga:
Moeldoko Ajak Rakyat Bersiap Hadapi Ancaman Krisis Pangan
Dapat Bocoran dari IMF, Jokowi: Tahun Ini akan Sangat Sulit, Tahun Depan Bakal Gelap
Dunia di Ambang Bencana Kelaparan, Jutaan Nyawa Terancam Melayang
Strategi Negara di Eropa Hadapi Krisis Energi
Ekonomi RI Kuat Bertahan di Tengah Ancaman Resesi Global
Negara Dunia Banyak Krisis, Bagaimana Kondisi Ekonomi Indonesia?
Sri Mulyani Pastikan Ekonomi RI Terus Berlanjut Meski Ada Ketidakpastian Global

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini