Sri Mulyani: Jangan Ada Korupsi dan Konflik Kepentingan dalam Penanganan Virus Corona

Jumat, 20 Maret 2020 15:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
Sri Mulyani: Jangan Ada Korupsi dan Konflik Kepentingan dalam Penanganan Virus Corona Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/anggun situmorang

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, akan menindak tegas jika ada oknum yang melakukan korupsi termasuk ada konflik kepentingan dalam pemenuhan anggaran untuk penanganan penyebaran Covid-19.

“Meskipun kita darurat dan harus melakukan cepat, saya berharap tidak ada korupsi dan tidak ada konflik kepentingan,” katanya dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, OJK dan BI melalui konferensi video di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, tindakan melawan hukum itu akan mengacaukan upaya menolong masyarakat di tengah kondisi yang darurat dan memiliki tingkat urgensi tinggi dari imbas virus corona jenis baru itu.

Selain dua hal itu, Sri Mulyani juga tidak ingin ada pendompleng baik di sektor riil ketika pengadaan alat kesehatan maupun di sektor pasar keuangan seperti saham dan forex.

"Kami akan sangat tegas kalau ada yang melakukan hal-hal itu untuk memanfaatkan situasi ini," katanya.

1 dari 1 halaman

Relokasi Anggaran

rev1

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan pemerintah pusat dan daerah untuk memangkas alokasi anggaran yang tidak prioritas dan merelokasi kepada belanja untuk penanganan virus corona.

Menkeu menyebutkan pemerintah memiliki anggaran untuk penanganan Covid-19 salah satunya dari relokasi anggaran dari pos yang prioritasnya masih bisa ditangguhkan.

Untuk anggaran kementerian/lembaga, Menkeu menghitung total anggaran yang bisa direalokasi untuk penanganan Covid-19 ini mencapai sekitar Rp62 triliun. [idr]

Baca juga:
Kalkulasi Sri Mulyani, Pertumbuhan Bisa 0 Persen Jika Virus Corona Lebih dari 3 Bulan
Menteri Sri Mulyani Telah Kumpulkan Rp 62,3 T dari APBN untuk Tangani virus Corona
Presiden Jokowi Minta Sri Mulyani Berikan Insentif untuk Tenaga Medis Virus Corona
Gara-Gara Virus Corona, Penggunaan Dana Perjalanan Dinas Turun Signifikan
Kemenkeu Prediksi Defisit Anggaran Tembus 2,5 Persen

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini