Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Masuk Kategori Resesi

Senin, 4 November 2019 15:59 Reporter : Dwi Aditya Putra
Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Masuk Kategori Resesi Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa ekonomi dunia saat ini tengah masuk ke dalam kategori resesi di 2019. Hal itu tercermin dari proyeksi International Monetary Fund atau IMF yang kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 3 persen.

Ini menjadi keempat kalinya IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2019, dari proyeksi semula yang disampaikan pada April sebesar 3,2 persen.

"Menurut IMF, 3 persen masuk kategori resesi dunia, meski resesi ekonomi masing-masing negara disebutnya kalau pertumbuhan ekonominya dua kali kontraksi," kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/11).

Sri Mulyani menjelaskan, kondisi resesi yang terjadi itu tidak lepas dari persoalan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Kondisi itu membuat volume perdagangan dunia tumbuh hanya mencapai sekitar 1,1 persen. Angka itu menjadi terendah sejak krisis 2008-2009.

"Ini adalah pertumbuhan perdagangan global terlemah sejak krisis 10 tahun lalu. Risiko global yang perlu kita waspadai adalah perang dagang," imbuh dia.

Kendati begitu, Bendahara Negara ini masih optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh dikisaran atas lima persen. Angka tersebut lebih baik ketimbang pertumbuhan negara-negara maju maupun emerging market lainnya.

"Indonesia masih stabil di atas 5 persen, Singapura sempat negatif growth dan terakhir diperkirakan 0,1 persen. Vietnman masih cukup tinggi, Eropa, Inggris, Jepang, India bahkan merosot dikisaran 5 persen. Thailand, Filipian terpengaruh juga. Jadi itu perlu kita waspadai," pungkasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini