Sri Mulyani: Dalam Dua Bulan, Kemiskinan Indonesia Kembali Melonjak Seperti 2011

Rabu, 6 Mei 2020 15:52 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sri Mulyani: Dalam Dua Bulan, Kemiskinan Indonesia Kembali Melonjak Seperti 2011 Menkeu Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa pandemi Virus Corona telah membuat angka kemiskinan di Indonesia meningkat drastis. Bahkan, posisinya hampir sama dengan kondisi 9 tahun lalu pada 2011.

"Dalam kondisi seperti ini, jumlah angka kemiskinan akan naik, Covid dari Maret ke Mei sudah melonjak angka kemiskinan, reverse seperti tahun 2011," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja terbuka bersama DPR, Jakarta, Rabu (6/5).

Sri Mulyani melanjutkan, dalam dua bulan pandemi Virus Corona mampu memutar balikkan kinerja pemerintah untuk menekan angka kemiskinan di bawah 10 persen. Padahal kemiskinan sudah berhasil ditekan di bawah dua digit dalam beberapa tahun terakhir.

"Seluruh pencapaian penurunan kemiskinan dari 2011 ke 2020 mengalami reverse kembali," katanya.

1 dari 1 halaman

Tingkatkan Bantuan Sosial

sosial rev1

Dalam mengantisipasi lonjakan kemiskinan, pemerintah telah meningkatkan belanja bantuan sosial. Di antaranya peningkatan jumlah peserta Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi 10 juta keluarga penerima, Kartu Sembako ditingkatkan menjadi 20 juta penerima hingga diskon listrik untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA.

"Belanja-belanja bantuan sosial memang menjadi salah satu upaya agar kemiskinan tidak semakin melonjak akibat Covid-19 yang menimbulkan PHK dan berbagai macam penurunan kegiatan ekonomi termasuk di sektor informal dan UMKM," Tandas Sri Mulyani. [idr]

Baca juga:
Lima Rekomendasi Penanggulangan Kemiskinan Akibat Pandemi Virus Corona
Akibat Corona, Penduduk Miskin Diprediksi Sentuh 37,9 Juta Orang di Kuartal II 2020
Peneliti LIPI: Pemerintah Lemah Soal Update Data
Membongkar Data Kemiskinan RI yang Ambudarul, Apa Solusinya?
Pemerintah Perlu Sistem Big Data Rakyat Miskin
BPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan Tak 'Update'

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini