Sri Mulyani Anggarkan Dana Alokasi Khusus Rp3,8 Triliun untuk Bali

Kamis, 8 April 2021 15:15 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sri Mulyani Anggarkan Dana Alokasi Khusus Rp3,8 Triliun untuk Bali Menkeu Sri Mulyani. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Pemerintah Pusat mengalokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan non Fisik untuk Provinsi Bali sebesar Rp3,28 triliun. Dana transfer pemerintah pusat ke provinsi ini diperuntukkan mendukung upaya pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi Covid-19 di Bali.

"DAK fisik ini untuk mengembangkan data tarik wisata di kawasan pondok wisata dan sebagainya. Kalau DAK non Fisik ini bisa untuk wisata alam, atau pembuatan promosi wisata," tutur Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam acara Bali Economic & Investment Forum 2021 secara virtual, Bali, Kamis (8/4).

Sri Mulyani menjelaskan, DAK Fisik bisa digunakan untuk pembuatan pusat informasi dan perlengkapannya. Selain itu, bisa juga untuk membuat panggung kesenian, kios cinderamata atau apapun yang bisa menjadi daya tarik pariwisata. Bisa juga untuk membangun destinasi wisata atau untuk peningkatan amenitas wisata.

Sementara itu, ada juga DAK penugasan yang dananya digunakan untuk pengembangan kawasan wisata, membangun rest area, pembangunan track wisata alam dan pembangunan fasilitas pendukung di pondok wisata.

Sedangkan untuk DAK non Fisik diperuntukkan untuk meningkatkan pelayanan kepariwisataan. Dana ini bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata dan daya saing pariwisata daerah. Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas bagi masyarakat lokal serta perluasan kesempatan kerja di sektor pariwisata.

Baca Selanjutnya: Dana Desa Rp679 Miliar...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini