Sri Mulyani Ancam Tarik Dana Suntikan BPJS Kesehatan

Selasa, 18 Februari 2020 13:46 Reporter : Dwi Aditya Putra
Sri Mulyani Ancam Tarik Dana Suntikan BPJS Kesehatan Menkeu Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mengambil sikap jika anggota DPR bersikukuh membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Bahkan dirinya tak segan menarik seluruh suntikan dana atau subsidi yang diberikan pemerintah ke BPJS Kesehatan.

Sri Mulyani mengatakan, sampai dengan akhir 2019 pemerintah telah menambal defisit BPJS Kesehatan hingga mencapai Rp13 triliun. Adapun defisit BPJS Kesehatan yang diperkirakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyentuh capai Rp 32 triliun.

"Bahkan jika meminta peraturan presiden (nomor 75 tahun 2019) dibatalkan maka Menkeu yang sudah transfer Rp 13,5 triliun 2019 saya tarik kembali," kata dia dalam rapat gabungan, di Ruang Rapat Pansus B, DPR RI, Jakarta, Selasa (18/2).

Bendahara Negara ini menambahkan, jika iuran dibatalkan sementara pemerintah tetap memberikan suntikan ke BPJS Kesehatan maka berpotensi menjadi temuan BPK. "Kalau tidak jadi naik, itu tidak jadi kami bayar karena nanti jadi temuan BPK," tandas dia.

1 dari 1 halaman

DPR Minta Batal Naik

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Nihayatul Wafiroh, meminta pemerintah untuk membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Bantuan Iuran (PBI). Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja gabungan antara Komisi II, VIII, IX dan XI dengan pemerintah serta BPJS Kesehatan.

"Kami komisi IX berpegang teguh untuk membatalkan kenaikan PBPU dan PBI," katanya di Ruang Rapat Pansus B, DPR RI, Jakarta.

Dia mengemukakan salah satu alasan harus dibatalkannya kenaikan iuran BPJS kesehatan tersebut dikarenakan data cleansing nya belum selesai. Sehingga, sangat tidak tepat jika pemerintah menaikan iuran sementara data cleansing nya belum beres.

"Sebelum ada pembersihan data, Kemensos cleansing data belum selesai. Kami komisi IX berpegang teguh untuk membatalkan," tandas dia. [did]

Baca juga:
Meski Iuran Naik, BPJS Kesehatan Belum Temukan Peserta Menunggak Bayar
Karena Data, Komisi IX DPR Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Perjuangan Menkes Agar Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Hingga 'Lempar Handuk Putih'
Polemik Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Hingga Buat Menkes Terawan Bingung
Menteri Terawan Ibaratkan Masalah BPJS Kesehatan dengan Terapi Penyakit
Iuran Naik, 752.000 Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas
Menteri Terawan: Saya Bingung & Tak Punya Solusi Tahan BPJS Kesehatan Naikkan Iuran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini