Sri Mulyani Akui Penerapan PPKM Tekan Konsumsi Rumah Tangga

Rabu, 21 Juli 2021 22:09 Reporter : Merdeka
Sri Mulyani Akui Penerapan PPKM Tekan Konsumsi Rumah Tangga Menkeu Sri Mulyani. ©2020 Media Center Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengakui penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lanjutan atau PPKM level 4 akan memberikan tekanan pada konsumsi rumah tangga di kuartal III-2021.

"Dengan adanya PPKM level 4 ini tentu akan mengurangi mobilitas, dan penurunan mobilitas tentu akan mempengaruhi kegiatan aktivitas masyarakat terutama konsumsi. Kita melihat kemungkinan konsumsi memang akan mengalami tekanan di kuartal ketiga ini," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM, Rabu (21/7).

Sri Mulyani mengatakan, tekanan akan sangat terasa di bulan Juli 2021. Namun dia berharap terjadi penurunan tren kasus covid-19 agar masyarakat kembali beraktivitas. Dia berharap, pertumbuhan ekonomi bisa dikejar di Agustus dan September mendatang.

"Sehingga nanti dampaknya terhadap Kuartal ketiga masih tetap bisa minimal itu yang kita harapkan. Makanya kita berharap pada minggu kedua ini di bulan Juli kita semuanya bersama-sama seluruh komponen masyarakat menurunkan Covid-19 dengan melakukan disiplin kesehatan protokol kesehatan,” tegasnya.

Menurutnya, dengan upaya percepatan vaksin dan penerapan protokol kesehatan yang disiplin diharapkan pada Agustus akan bisa terjadi keseimbangan baru, di mana aktivitas ekonomi berjalan tanpa menimbulkan risiko penyebaran covid.

"Tentu dari sisi jumlah korban juga bisa ditekan dan jumlah mereka yang harus dirawat bisa ditekan. Kalau itu bisa kita capai sama-sama kita berharap Agustus dan September bisa mengejar mungkin penurunan atau kelemahan yang terjadi di bulan Juli ini," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini