Bisnis Penyalur SPG Cantik 3

SPG cantik di garda terdepan penjualan

Jumat, 21 Agustus 2015 08:00 Reporter : Angga Yudha Pratomo
SPG cantik di garda terdepan penjualan Model GIIAS 2015. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Istilah SPG alias sales promotion girl di tengah masyarakat banyak menuai opini negatif. Anggapan ini dikarenakan mereka berani tampil seksi ketika menjual suatu produk. Di satu sisi, mereka bahkan dianggap ujung tombak dalam pemasaran.

Memakai jasa SPG dipercaya ampuh menyentuh pasar. Pasalnya, para perempuan cantik dan seksi ini penentu keberhasilan target penjualan sebuah produk.

"SPG itu paling disenengin. Karena itu penentu. Ujung tombaknya. Karena duitnya (dari konsumen) langsung dapat," kata Pengamat Marketing Yuswohady kepada merdeka.com, kemarin.

Menurut dia, peminat jasa SPG biasanya berasal dari perusahaan kelas menengah dalam memasarkan produknya. Meski dianggap membantu penjualan, sayangnya jasa SPG tidak membuat masyarakat secara luas mengetahui produk yang dipasarkan.

Pengelola jasa atau agen SPG, Fanny Nugraha mengaku bisnis yang dilakoninya ini tidak jauh berbeda laiknya calo. Alasannya, tidak ada kantor tetap maupun kontrak pasti dalam mengelola perempuan-perempuan manis ini.

Co-Founder SYNERGYlinkCo. ini mengungkapkan, kebanyakan para kliennya ogah melakukan kontrak kerja dalam memakai jasa SPG. Sehingga tidak sedikit kerja sama putus di tengah jalan.

"Rata-rata kontrak di tempat tanpa hitam di atas putih. Gantlement agreement saja, kecuali proyek besar di atas Rp 15 juta biasanya," ungkap Fanny.

Tidak hanya di situ, Fanny mengakui tidak sedikit klien banyak protes dan menunda pembayaran. Menurutnya, pembayaran jasa SPG wajarnya dilakukan setelah acara usai.

Inayah (24), seorang SPG rokok, mengaku pernah merasakan pembayaran telat dari klien. Selama dua tahun melakoni kerjaan ini, dirinya pernah sampai dua bulan menunggu bayaran.

"Pernah lama dibayar. Pasti kan males nunggu-nunggu gitu, apalagi itu hak kita," terang perempuan manis ini di ajang otomotif tahunan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini