Soal Kebutuhan Anggaran Penambahan Pimpinan MPR, Menkeu Tunggu Putusan Final

Selasa, 20 Agustus 2019 15:40 Reporter : Anggun P. Situmorang
Soal Kebutuhan Anggaran Penambahan Pimpinan MPR, Menkeu Tunggu Putusan Final Menkeu Sri Mulyani di Sidang Paripurna MPR DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan adanya penambahan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebanyak 10 orang. Dengan adanya penambahan tersebut, artinya pemerintah harus menyediakan anggaran yang lebih besar untuk gaji dan operasional.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan pihaknya belum mengkaji kebutuhan anggaran yang diperlukan apabila pimpinan MPR bertambah. "Kalau sudah ditetapkan kita akan lihat," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/8).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, sejauh ini pihaknya belum ada pembicaraan khusus dengan MPR. Kemenkeu masih menunggu keputusan pasti terkait penambahan tersebut.

"(Sudah ada pertemuan?) Bukan itu dulu, tapi kebijakannya dulu harus diputuskan, kebijakannya saja belum pasti, kita tunggu saja dulu. Kalau kebijakannya pasti kita akan bicarakan tahap berikutnya, supaya ada kepastian," jelasnya.

Askolani menambahkan, hingga kini belum ada permintaan penambahan anggaran MPR khusus. "Kan belum, nanti lihat saja, semua ada kebijakannya, kalau kebijakannya belum pasti jangan berandai-andai," jelasnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan adanya penambahan kursi pimpinan MPR. Dia mengusulkan jumlah pimpinan ditambah menjadi 10 orang.

"Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, diubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat," kata Saleh. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini