Smart Telecom dapat utang Rp 485 miliar dari China

Kamis, 28 Maret 2013 12:56 Reporter : Novita Intan Sari
Smart Telecom dapat utang Rp 485 miliar dari China Ilustrasi telepon. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Smart Telecom telah mengantongi komitmen Bank Pembangunan China atau China Development Bank Corporation (CDB) sehubungan dengan pemberian fasilitas pinjaman sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp 485 miliar.

Fasilitas pinjaman ini berjangka waktu 36 bulan. Utang tersebut akan dipergunakan untuk tambahan modal kerja berupa pembelian telepon genggam dan peralatan komunikasi nirkabel lainnya.

Demikian dikutip dalam keterbukaan infromasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/3).

"Perjanjian kredit tersebut adalah fasilitas pinjaman yang dijamin secara pari passu dengan jaminan-jaminan (collateral) yang sama untuk perjanjian kredit sebelumnya dari CDB kepada kami," ujar Sekretaris Perusahaan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), James Wewengkang, Jakarta, Kamis (28/3).

Perjanjian kredit jilid pertama dan kedua antara PT Smart Telecom dan CDB sudah diteken pada 28 Desember 2006 dan 29 Juni 2011.

Sebagai informasi, PT Smart Telecom merupakan anak perusahaan dengan kepemilikan lebih dari 99 persen oleh PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Smartfren
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini