SKK Migas Sebut Lifting Gas Tak Capai Target Akibat Serapan Rendah

Rabu, 10 Juli 2019 14:37 Reporter : Merdeka
SKK Migas Sebut Lifting Gas Tak Capai Target Akibat Serapan Rendah aktivitas distribusi Gas Bumi lewat jaringan pipa. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, tak tercapainya target produksi gas siap jual (lifting gas) semester I 2019, akibat penyerapan yang belum optimal. Total lifting gas semester pertama 2019 sebesar 5913 MMSCFD atau 1,056 juta barel setara minyak per hari (Barel Oil Equivalent Per Day/BOEPD), masih di bawah target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar 1,25 juta BOEPD.

"Untuk realisasi lifting gas dikisaran 86 persen dari target APBN," kata Kepala Divisi Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher, di Jakarta, Rabu (10/7).

Wisnu mengungkapkan, penyebab realisasi lifting gas semester pertama 2019 belum mencapai target adalah penyerapan gas yang belum optimal. Salah satunya kargo gas alam cair (Liqufied Natural Gas/LNG) di Bontang yang belum diserap maksimal oleh Pertamina sebagai pembeli, sehingga menyebabkan harus ada penurunan pasokan gas di Bontang.

Rata-rata penurunannya sekitar 200 MMSCFD dari semua produsen gas di Kalimantan Timur, sejak Juni 2019 hingga saat ini. "Penyerapan oleh buyer (pembeli) cukup menentukan (lifting gas)," tegas Wisnu.

Namun menurut Wisnu, seiring dengan estimasi kebutuhan energi yang lebih besar pada semester II 2019, penyerapan gas termasuk LNG diperkirakan akan lebih maksimal, sehingga secara keseluruhan penyerapan gas bisa lebih baik di semester II 2019.

‎"SKK Migas bersama mitra KKKS terus berupaya melaksanakan program pengembangan secara berkelanjutan, serta juga melaksanakan eksplorasi untuk mencari cadangan migas yang baru," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini