Skenario Terburuk, Angka Kemiskinan Meningkat 4,86 Juta Orang Akibat Corona

Senin, 18 Mei 2020 15:27 Reporter : Merdeka
Skenario Terburuk, Angka Kemiskinan Meningkat 4,86 Juta Orang Akibat Corona Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal berada di kisaran 2,3 persen untuk skenario berat, dan bisa menyentuh negatif 0,4 persen untuk skenario sangat berat. Ini bisa terjadi jika pandemi virus corona terus berlangsung dalam jangka panjang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, skenario pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.

Dia menjelaskan, untuk skenario berat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,3 persen, akan meningkatkan angka kemiskinan sebesar 1,89 juta orang, dan angka pengangguran meningkat hingga 2,92 juta orang.

"Kita melihat kemiskinan dan pengangguran juga akan meningkat yaitu kemiskinan naik 1,89 juta orang, dan pengangguran meningkat di 2,92 juta orang," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers tentang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bersama Menteri Keuangan, Senin (18/5).

Sementara itu, untuk skenario sangat berat pertumbuhan ekonomi sebesar negatif 0,4 persen, bisa meningkatkan angka kemiskinan sebesar 4,86 juta orang, dan angka pengangguran bertambah 5,23 juta orang.

1 dari 1 halaman

Skenario dari Pemerintah

pemerintah rev2

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal berada di kisaran 2,3 persen, bahkan skenario terburuknya bisa menyentuh negatif 0,4 persen. Ini bisa terjadi jika pandemi virus corona terus berlangsung dalam jangka panjang, sehingga menghantam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kami, Bank Indonesia, LPS, OJK memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia turun 2,3 persen bahkan bisa negatif 0,4 persen," kata menteri Sri Mulyani dalam video conference di Jakarta, Rabu (1/4).

Dia menjelaskan, penyebaran virus corona yang masif di Indonesia membuat penurunan pada kegiatan ekonomi. Itu terjadi pada berbagai sektor lembaga keuangan di Indonesia seperti perbankan hingga konsumsi rumah tangga yang menurun.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Sri Mulyani Beberkan Kondisi Ekonomi Indonesia di Kuartal I-2020
Mantan Mendag Beri Catatan Soal Pemulihan Ekonomi Pasca Virus Corona
Relaksasi PSBB Dinilai untuk Menggerakkan Ekonomi
Dampak Corona, Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I Merosot Tajam
Neraca Perdagangan Surplus, Wamendag Optimis Ekonomi RI Kuat Lawan Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini