Sinyal kuat pemerintahan Jokowi perpanjang kontrak Freeport

Kamis, 11 Juni 2015 08:02 Reporter : Fikri Faqih
Sinyal kuat pemerintahan Jokowi perpanjang kontrak Freeport Freeport. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada tiga pekerjaan rumah besar dari Presiden Joko Widodo ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) SUdirman Said terkait kontrak migas dan pertambangan yang belum tuntas. Salah satu yang jadi sorotan tentu saja kontrak perusahaan tambang emas yang berafiliasi ke Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia.

Sejak 2010, pembahasan soal kontrak karya Freeport selalu menemui jalan buntu. Batas akhir renegosiasi mengenai kontrak Freeport harus diputus sebelum 25 Juli 2015, sesuai revisi PP 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu bara.

Akhir Mei 2015, Kementerian ESDM mengaku belum ada keputusan apapun terkait sikap pemerintah dalam kontrak Freeport. Yang bisa disampaikan saat itu, pemerintah masih melakukan negosiasi dengan pihak Freeport.

Namun pemerintah sudah cukup sering memberikan sinyal bakal memperpanjang umur Freeport melakukan aktivitas pengerukan emas di tanah Papua. Tengok saja saat Ketua Tim Nasional Percepatan Pembangunan Smelter Kementerian ESDM Said Didu mengatakan bahwa pemerintah tidak semena-mena memutus kontrak Freeport. Sebab, dikhawatirkan bisa mengganggu pembangunan smelter dan investasi sektor mineral dan batu bara (minerba).

Sinyal bakal makin panjang umur Freeport di Indonesia semakin kuat saat Kementerian ESDM dan PT Freeport Indonesia sepakat mengubah dari kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). IUPK adalah tawaran pemerintah kepada Freeport untuk mempercepat pengambilan keputusan. Masa berlaku IUPK hanya 20 tahun atau hingga 2035. Sementara, Freeport menginginkan kontraknya berakhir pada 2041, sesuai klausul kontrak karya.

Terlepas dari itu, sinyal kuat pemerintahan Jokowi memberikan karpet merah pada Freeport semakin terang. Merdeka.com mencatatnya. Berikut paparannya.

Baca Selanjutnya: Kantongi izin usaha pertambangan khusus...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini