Singgung Kritik Ahok, Dahlan Iskan Anggap Wajar Peruri Minta Rp500 M Ke Pertamina

Kamis, 17 September 2020 11:16 Reporter : Anggun P. Situmorang
Singgung Kritik Ahok, Dahlan Iskan Anggap Wajar Peruri Minta Rp500 M Ke Pertamina Dahlan Iskan. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri meminta dana sebesar Rp500 miliar ke Pertamina. Dana tersebut untuk pengadaan program paperless atau tanda tangan secara digital.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan wajar jika Peruri menawarkan Rp500 miliar kepada Pertamina. Sebab, itu merupakan proses bisnis yang bisa disepakati atau ditolak.

"Tentu hak Peruri untuk menawarkan berapa miliar pun. Pinter-pinternya Peruri berbisnis. Yang penting tidak memaksa. Dan tidak ada hak bagi Peruri untuk memaksa Pertamina. Semuanya terserah Pertamina. Mau menerima tawaran atau menawar. Atau bahkan menolak," ujarnya dalam tulisan singkat, Jakarta, Kamis (17/9).

Dahlan mengatakan, Peruri memang memiliki anak usaha yang bergerak dalam otentifikasi. Perusahaan tersebut satu-satunya usaha milik negara yang bisa membuat program otentifikasi dan diakui.

"Saya jadi ingat. Peruri itu punya anak perusahaan yang memegang izin digital security. Siapa saja yang akan mengamankan digital code-nya harus berhubungan dengan Peruri. Misalnya di zaman Covid-19 ini. Semua orang harus kerja dari rumah. Padahal perusahaan seperti Pertamina harus tetap jalan," paparnya.

Baca Selanjutnya: Ahok Diminta Protes Ke Kominfo...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini