Sinergi Kementan-Kemendes PDTT Genjot Ekspor Produk Pertanian

Kamis, 1 Agustus 2019 15:23 Reporter : Merdeka
Sinergi Kementan-Kemendes PDTT Genjot Ekspor Produk Pertanian Mentan Amran Sulaiman Soal Ekspor. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan ekspor produk pertanian yang terus meningkat salah satunya bisa tercapai berkat adanya kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Dia mengatakan, kolaborasi ini terbangun lantaran kedua belah pihak menjadikan kesejahteraan petani sebagai pertimbangan utama. Itu kemudian tersalurkan lewat pembangunan embung yang menjadi sumber daya air bagi lahan pertanian.

"Intinya, pendekatan kita adalah pendekatan kesejahteraan petani. Dengan banyak program kita canangkan dan jalankan sekarang, termasuk membangun embung. Ini kita sinergi dengan Kementerian Desa, ini ada 20.000 unit embung kita bangun bersama," tuturnya di Jakarta, Kamis (1/8).

Langkah selanjutnya, dia meneruskan, Kementan dan Kemendes PDTT berupaya untuk meningkatkan sisi produktivitas setiap petani. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi guna dapat meningkatkan produktivitas.

"Seperti menyiapkan bibit unggul, menyiapkan air dan embung. Kita juga menyiapkan alat mesin pertanian, kita mentransformasi pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Sehingga petani kita produktif, biayanya rendah, bisa kita pangkas sampai 50 persen," ungkapnya.

"Kemudian bibit unggul yang kita bagikan, kita target 500 juta bibit unggul ke depan. Dan itu gratis untuk petani. Bibit unggul yang kita tanam ini betul-betul tersertifikasi," dia menambahkan.

Hasilnya, dia menyebutkan, petani bisa mendongkrak sisi produksi menjadi 2-3 kali lipat lebih besar. Hal itu kemudian turut berdampak terhadap jumlah ekspor produk pertanian yang terus mengalami peningkatan.

Sebagai catatan, angka produk pertanian Indonesia pada 2013 tercatat hanya sekitar 33,5 juta ton. Nominal tersebut terus bertambah, hingga pada 2017 dan 2018 lalu catatan ekspor produk pertanian melonjak jadi 41,3 juta ton dan 42,5 juta ton.

"Alhamdulillah, hasilnya pertanian saat ini kerjasama dengan Kemendes, ekspor kita naik, dan tertinggi dalam sejarah. Ekspor pertanian dari awal pemerintahan Jokowi-JK itu hanya 33 juta ton. Hari ini mencapai 42,5 juta ton," tukas Menteri Amran.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini