Simulasi LPS, 8 Bank Tak Kuat Tahan Gempuran Virus Corona

Kamis, 9 April 2020 19:46 Reporter : Anggun P. Situmorang
Simulasi LPS, 8 Bank Tak Kuat Tahan Gempuran Virus Corona LPS. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan stress test atau simulasi terhadap perbankan Indonesia menghadapi kondisi terberat pandemi virus corona. Setidaknya ada sekitar 8 bank yang memasuki kriteria tak kuat menghadapi perubahan ekonomi yang cukup cepat.

"Kita sudah melakukan stress test dari skenario berat terjadi, ada potensi 8 bank yang dalam potensi kriteria yang ada," ujar Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih dalam video conference bersama DPR di Jakarta, Kamis (9/4).

Lana melanjutkan, pihaknya baru bisa menentukan jumlah bank yang dikategorikan bank gagal jika sudah diserahkan kepada LPS. Sebab kewenangan penentuan kondisi keuangan bank merupakan kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Itu semua sangat tergantung kapan diserahkan kepada LPS. LPS pada saat bank dalam pengawasan intensif sangat membantu termasuk kita bisa memilih resolusi paling murah ketika bank itu jadi bank gagal," jelasnya.

1 dari 1 halaman

LPS Jamin Penuh

penuh rev1

Dengan kondisi berat tersebut, LPS masih bisa melakukan penjaminan penuh. Hingga kini, pendanaan LPS masih cukup dengan anggaran sekitar Rp128 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 120 triliun siap digunakan untuk menyelamatkan bank bermasalah.

"Rencana pengendalian keuangan, separuh aset Rp120 triliun itu, 50 persen akan kami repo atau istilahnya gadai ulang ke Bank Indonesia sementara 50 persen lagi kami gunakan kalau membayar repo 3 bulan kemudian," tandas Lana. [idr]

Baca juga:
LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah
LPS Beri Sinyal Akan Jamin Uang Nasabah di Atas Rp2 Miliar
LPS Hanya Sanggup Selamatkan Nasabah 5 Bank Jika Bangkrut Akibat Corona
Perppu Corona: Pemerintah Punya Kewenangan Suntik Modal LPS
LPS Bayarkan Dana Nasabah BPR Sekar Tahap I Rp2,6 Miliar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini