Bisnis Desain Interior

Simak tips berikut untuk memulai bisnis jasa desain interior

Kamis, 19 Maret 2015 08:30 Reporter : Novita Intan Sari
Simak tips berikut untuk memulai bisnis jasa desain interior Bisnis desain interior. ©2015 merdeka.com/novita

Merdeka.com - Pengusaha cantik Clerissa Jusuf (27) dan Nathania Yemima (27) memutuskan memulai usaha desain interior lima tahun lalu. Bermodal Rp 100 juta, mereka kini sukses meraup omzet Rp 1 miliar per tahun.

Bagi mereka, usaha ini sangat menyenangkan. Sebab, Anda dapat mencurahkan berbagai inspirasi menata interior rumah supaya tampak lebih bagus atau menarik.

"Kami memutuskan untuk menekuni bisnis ini sejak 2010," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (17/3).

Menurut mereka, konsumennya kini tak hanya meminta mendesain rumah, namun juga untuk kantor, hotel, gedung dan bangunan tempat usaha lainnya.

Dikatakan, untuk menekuni bisnis ini dibutuhkan persiapan khusus. Berikut sejumlah tips dari pengusaha muda ini untuk Anda yang berniat ikut terjun ke bisnis desain interior.

1 dari 4 halaman

Kuasai kemampuan desain interior

hobi rumah. ©2012 Merdeka.com

Clerissa mengatakan, bagi Anda yang ingin terjun menjadi wirausaha, harus menguasai kemampuan dan keterampilan sebagai desainer interior terlebih dulu. Kemampuan ini bisa didapat dari pendidikan formal atau informal maupun secara otodidak.
"Manfaatkan internet sebagai media informasi," ujar Clerissa.

Anda tidak perlu takut jika merasa masih kurang pengalaman. Pasalnya, hal ini bisa diatasi bila Anda memiliki relasi dengan profesi desainer interior dan saling bertukar pikiran.

Terakhir yang terpenting, segala kemampuan ini harus berani dilaksanakan. Segera buka usaha Anada. "Jam terbang memang menentukan."

2 dari 4 halaman

Persiapkan strategi promosi

Ilustrasi promosi. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Monkey Business Images

Untuk pengusaha pemula, akan lebih efektif untuk memanfaatkan internet sebagai media promosi. Promosi dan pemasaran usaha desainer interior juga harus diperkuat dan dikembangkan melalui jaringan pertemanan atau relasi secara pribadi.

"Promosi dari mulut ke mulut ini akan efektif," ujarnya.

Menurut dia, tingginya persaingan membuat aspek pemasaran memerlukan strategi promosi yang mumpuni. Mereka menyarankan pengusaha pemula untuk menjemput bola dan tidak pilih-pilih permintaan.

Selain itu, kata Clerissa, sebaiknya dalam menekuni bisnis ini sering mengikuti berbagai pameran desain interior.

3 dari 4 halaman

Persiapkan SDM mumpuni

ilustrasi pengrajin meubel. ©2013 shutterstock/ racorn

Hambatan atau tantangan yang biasanya harus dihadapi pengusaha desain interior, menurut Clerissa, salah satunya adalah aspek pekerja atau sumber daya manusia. Setidaknya, diperlukan tenaga yang cukup ahli dan paham soal desain.

"Soal SDM kadang kendalanya, untuk itu kami pisahkan mulai dari tukang, SDM Produksi sampai orang lapangannya," jelas dia.

4 dari 4 halaman

Inventaris produk desain

Website. © Deviantart.com

Para pengusaha desain interior disarankan tidak luput mendokumentasikan hasil karyanya. Pasalnya, dokumen ini, bisa menjadi faktor penarik minat calon konsumen.

Pengusaha desain interior juga disarankan memiliki sebuah website untuk menaruh hasil dokumentasinya. Internet bisa memperluas informasi mengenai produk yang ditawarkan secara lebih efektif.

"Sehingga ribuan hingga jutaan pelanggan akan terdorong untuk melihat iklan kita, di mana sebagian dari pengunjung tersebut akan terkonversi menjadi pembeli." [bim]

Baca juga:
Peluang lapangan kerja dari bisnis mempercantik hunian
Risiko bisnis desain interior Anda perlu ketahui
Omzet menjanjikan, bisnis desain interior cocok untuk pengusaha muda
Pengusaha cantik ini raup Rp 1 M dari desain interior gaya baru

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini