Siapkan Modal Kerja Rp100 T, Menteri Teten Dorong UMKM Terapkan Pembukuan Digital

Kamis, 9 Juli 2020 11:48 Reporter : Merdeka
Siapkan Modal Kerja Rp100 T, Menteri Teten Dorong UMKM Terapkan Pembukuan Digital Menteri Teten Masduki. ©2020 Merdeka.com/Foto Magang: Nurul Fajriyah

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyiapkan pembiayaan untuk UMKM sekitar Rp80-Rp100 triliun yang siap disalurkan melalui lembaga pembiayaan formal. Ini dilakukan untuk memberikan modal kerja baru bagi Koperasi dan UMKM.

"Kita ingin semua UMKM terhubung ke lembaga pembiayaan formal, karena dalam catatan bank dunia yang sukses UMKM berkembang, tumbuh dari usaha kecil menjadi menengah, dan menengah jadi besar, itu adalah UMKM yang sudah terhubung ke lembaga pembiayaan formal, seperti perbankan, koperasi syariah, Koperasi Simpan Pinjam, dan sebagainya," kata Teten dalam Webinar, Kamis (9/7).

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong koperasi dan UMKM agar bisa memanfaatkan modal kerja baru tersebut. Karena modal kerja ini diklaim lebih murah dan cicilannya lama.

"Sehingga tidak perlu bayar cicilan selama 6 bulan. Ini akan kami salurkan dalam bank Himbara, BPR, KSP, BMT, silakan mengajukan ke lembaga pembiayaan tersebut, ini bukan dibagikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM langsung," katanya.

Selain itu, digitalisasi UMKM juga sangat penting untuk memperoleh akses pembiayaan. Sebab, ke depan banyak lembaga pembiayaan yang sudah melakukan record digital mengenai kesehatan usaha UMKM, yang bisa menggantikan jaminan dalam bentuk akses pembiayaan.

"Ke depan record digital akan menjadi model, oleh karena itu digitalisasi menjadi penting untuk koperasi dan UKM. Selama ini lembaga pembiayaan itu kurang percaya memberikan pinjaman, kalau pembukuannya masih manual, karena double pembukuan itu sering dilakukan," ujarnya.

Apabila menerapkan pencatatan digital, maka lembaga pembiayaan bisa melihat apakah UMKM tersebut usahanya berkembang atau macet. "Beberapa pelaku usaha sekarang sudah melihat record atau catatan digital mengenai kesehatan usaha, itu menjadikan referensi untuk memberikan pinjaman, ke depan akan seperti itu," kata Teten.

Baca Selanjutnya: Pentingnya Pembukuan Digital...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini