Serap tenaga kerja besar, Wapres JK banggakan Honda

Kamis, 11 Desember 2014 15:14 Reporter : Sri Wiyanti
Serap tenaga kerja besar, Wapres JK banggakan Honda pabrik motor honda. ©astra honda motor

Merdeka.com -

Beri kesempatan kerja lebih besar, devisa lebih banyak, teknologi yang lebih mudah.


- Muhammad Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini meresmikan pabrik motor baru milik PT Astra Honda Motor (PT AHM) di Karawang, Jawa Barat. JK didampingi oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.

Pabrik tersebut merupakan yang keempat dimiliki oleh PT AHM dengan investasi sebesar Rp 3,3 triliun dan diperuntukkan bagi produksi sepeda motor tipe skutik.

Dalam pidatonya, JK mengungkapkan, Indonesia merupakan negara yang terbuka dalam hal kerja sama investasi. Hal ini dibuktikan di mana Honda sudah 40 tahun bercokol di Indonesia.

"Indonesia terbuka dari dalam dan luar untuk pengembangan bisnis industri serta kesempatan kerja bagi masyarakat," papar JK, Kamis (11/12).

JK mengatakan, sepeda motor merek Honda, sudah akrab dengan masyarakat Indonesia. Selain dimanfaatkan untuk alat transportasi bekerja, sepeda motor juga dimanfaatkan sebagai alat mencari nafkah, seperti ojek.

"Saya harapkan juga, dengan upaya ini beri banyak kemudahan bagi masyarakat untuk mempergunakan kendaraan pribadi yang murah dan simpel," ucap JK.

Pabrik anyar tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 1,1 juta unit per tahun untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Selain itu, pabrik baru tersebut mampu menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja baru. Secara keseluruhan, pabrik sepeda motor Honda mampu menyerap lebih dari 22.400 karyawan.

"Artinya beri kesempatan kerja lebih besar, devisa lebih banyak, teknologi yang lebih mudah," tutur JK.

Dengan adanya pabrik baru tersebut, maka kapasitas produksi sepeda motor AHM per tahun menjadi 5,3 juta unit, atau naik sekitar 25 persen dari kapasitas saat ini sebesar 4,2 unit per tahun. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini