Serap Tenaga Kerja Besar, Prabowo Diminta Tak Asal Sebut Banyak BUMN Mau Bangkrut

Senin, 14 Januari 2019 15:01 Reporter : Supriatin
Serap Tenaga Kerja Besar, Prabowo Diminta Tak Asal Sebut Banyak BUMN Mau Bangkrut Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahwa banyak BUMN di ambang kebangkrutan. Menteri Rini meminta Prabowo memberikan bukti bukan sekadar asumsi.

"Buktinya mana? Orang ngomong kan bisa saja. Gampang bicara. Sekarang lihat bukti-buktinya apa," kata Menteri Rini di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/1).

Saat disinggung nama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Menteri Rini enggan berkomentar banyak. Pada akhir Juni 2018, Garuda Indonesia memang mengalami kerugian Rp 1,67 triliun. Namun, sampai saat ini Garuda Indonesia masih beroperasi.

"Kalau Garuda kan sudah lama mendapatkan banyak isu. Nah kita sekarang menyelesaikannya insya Allah semua lancar," ucapnya.

Menteri Rini memastikan, pemerintah terus bekerja keras untuk menjaga kelangsungan bisnis BUMN di Tanah Air. Apalagi, kata dia, BUMN mempekerjakan banyak karyawan yang harus diperhatikan kesejahteraan hidupnya.

"Jangan lupa BUMN itu kan punya kita semua. Kita harus menjaga keberlangsungan BUMN tersebut. Jadi kalau bicara marilah bicara dengan benar, dengan data yang kuat," tegas Menteri Rini.

Sebelumnya, saat bertemu relawan di Roemah Djoeang, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/1), Prabowo menyebut banyak BUMN yang akan bangkrut. Dia mengklaim, lesunya BUMN dikarenakan para elite yang doyan makan duit negara.

"Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya Pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara, elite itu tak perlu kau kagumi. Aku tahu satu-satu, lagaknya saja itu," ucap Prabowo.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini