Sempat Tembus Rp100.000 per Kg, Harga Cabai di Medan Mulai Turun Usai Lebaran

Rabu, 12 Juni 2019 14:15 Reporter : Yan Muhardiansyah
Sempat Tembus Rp100.000 per Kg, Harga Cabai di Medan Mulai Turun Usai Lebaran Cabai merah. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Harga cabai pada pasar-pasar tradisional di Medan mulai turun pasca-Lebaran sejak Minggu (9/6). Hari ini, cabai merah dijual antara Rp50.000 hingga Rp60.000 per Kg.

Meski belum kembali normal ke posisi Rp20.000 hingga Rp30.000 per Kg, namun harganya sudah turun jauh dari menjelang Lebaran yang berkisar Rp90.000 hingga Rp100.000 per Kg.

"Kabar penurunan harga terjadi karena sudah banyak stok masuk dari Sumatera Barat dan Jakarta," kata pedagang cabai Nur Cahaya, di Pasar Petisah, Medan, Rabu (12/6).

Penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit. Saat ini harga cabai rawit dijual sekitar Rp45.000 per Kg, turun dari Rp65.000 hingga Rp70.000 per Kg.

"Cabai rawit sebelumnya Rp65.000 per Kg sekarang Rp50.000 per Kg, kalau rawit Deli Tua dari Rp70.000 turun ke Rp50.000 per Kg, sementara rawit bencong Rp45.000 per Kg. Kalau cabai hijau tetap Rp28.000 dari per Kg," tutur Nur.

Sementara, harga bawang masih tinggi. Bawang merah dijual Rp28.000 per Kg menjadi Rp33.000 per Kg. Begitu juga bawang putih, naik dari Rp28.000 menjadi Rp35.000 per Kg. Harganya masih tinggi, padahal stok di pasar induk masih banyak," tambah Nur.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas kentang dan tomat. Kondisi ini dipengaruhi erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Minggu (9/6), sehingga para petani di sana terpaksa memanen tanaman kentang dan tomat sebelum masanya, karena tanamannya tertutup debu.

Harga kentang naik Rp4.000 dari Rp8.000 menjadi Rp12.000 per Kg. Tomat dijual Rp13.000 per Kg, naik dari harga sebelumnya Rp9.000 hingga Rp10.000 per Kg. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini