Semester I 2021, Jasa Marga Raup Pendapatan Rp5,64 T dan Laba Rp855,63 M

Rabu, 8 September 2021 20:49 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Semester I 2021, Jasa Marga Raup Pendapatan Rp5,64 T dan Laba Rp855,63 M Gerbang tol Pondok Ranji. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan pendapatan usaha Rp5,64 triliun atau naik 29,95 persen pada semester I 2021 dibandingkan periode sama tahun lalu yang Rp4,34 triliun. Ini didukung telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru.

"Turut didukung oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan volume lalu lintas," ujar Investor Relations Department Head Jasa Marga, Milka Theodora, seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (8/9).

Dia mengatakan posisi earning before interest, taxes, depreciation, and amortization atau EBITDA semester I tahun ini juga tercatat sebesar Rp3,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 40,76 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp2,57 triliun seiring dengan meningkatnya pendapatan tol.

Selama semester I 2021, Jasa Marga mulai pulih dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp855,63 miliar dan mempertahankan kinerja usaha sebagaimana tercermin dari peningkatan pendapatan yang disebabkan oleh beroperasinya jalan tol baru di tengah pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 turut berdampak terhadap bisnis perseroan, namun perseroan masih dapat mempertahankan market share di posisi 51 persen dengan menambah pengoperasian sepanjang 55,94 km jalan tol sejak awal tahun hingga saat ini.

Untuk target pengoperasian jalan tol baru hingga akhir 2021, Jasa Marga menargetkan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Danowudu-Bitung (26,35 km) beroperasi pada triwulan IV.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

semester i 2021, jasa marga raup pendapatan rp5,64 t dan laba rp855,63 m

Sebelumnya, Jasa Marga telah mengoperasikan empat ruas jalan tol lainnya, yaitu Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A Simpang Yasmin-Simpang Semplak (2,85 km), Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran (14,19 km), Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi I Serpong-Pamulang (6,50 km), dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ruas Balikpapan-Samboja Seksi I (21,66 km) dan Seksi 5 (10,74 km).

Semua pencapaian tersebut tentunya karena Jasa Marga juga melakukan berbagai macam upaya untuk mempertahankan kinerja selama masa pandemi seperti melakukan beberapa efisiensi terutama pada beban usaha atau beban operasional, pelaksanaan program kerja sesuai dengan skala prioritas dengan tetap menjaga pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol hingga mengoptimalisasi aset perseroan salah satunya dengan melakukan asset recycling.

Mengusung semangat inovasi dan transformasi, sepanjang semester I 2021 ini Jasa Marga juga meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol dengan meluncurkan inovasi berbasis teknologi, yaitu Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) yang merupakan merupakan pusat kendali lalu lintas jalan tol pertama dan terlengkap di Indonesia yang berbasis intelligent transportation system.

Di samping itu, Jasa Marga juga meluncurkan aplikasi Travoy 3.0 yang dirancang sebagai asisten perjalanan digital untuk membantu pengguna jalan tol berkendara di jalan tol dengan fitur seperti informasi tarif tol, panic shake hingga laporan pengguna jalan.

[bim]

Baca juga:
Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung Beroperasi Desember 2021
Tol Cinere-Serpong Ruas Pamulang-Cinere Ditarget Rampung Oktober 2021
Tol Pertama di Kalimantan Segera Beroperasi Penuh, Pendapatan JSB Naik 60 Persen
Siap-Siap, Tarif Tol Batang-Semarang Naik Mulai 19 Agustus 2021
Konstruksi Tol Probolinggo-Banyuwangi Dimulai 2022
Jasa Marga Batasi Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek saat Libur Idul Adha
Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup di 9 Gerbang Tol Jakarta-Cikampek, Ini Detailnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini