Selesai 2026, Pembangunan Kilang Bontang Butuh USD 15 Miliar

Selasa, 16 April 2019 12:12 Reporter : Merdeka
Selesai 2026, Pembangunan Kilang Bontang Butuh USD 15 Miliar Kilang. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Pembangunan fasilitas pengolahan minyak (kilang) Bontang, Kalimantan Timur akan selesai pada 2026. Infrastruktur tersebut akan digarap PT Pertamina (Persero) dengan perusahaan asal Oman yaitu Overseas Oil & Gas (OOG).

Chairman Overseas Oil & Gas LLC Oman, Khalfan AL Riyami mengatakan, saat ini proses pembangunan masih dalam studi kelaiakan berupa kelaiakan secara finansial untuk sumber pendanaan. Proses studi kelaiakan tersebut diperkirakan selesai dalam waktu 5 sampai 6 bulan sejak tanda tangan Frame Work Agreement dengan Pertamina.

"Butuh studi kelayakan untuk membuktikan proyek ini bankabel atau tidak, tapi sebelum ke Indonesia kami pastikan bankabel," kata Khalfan, di Jakarta, Senin (15/4).

Khalfan melanjutkan, setelah itu selesai baru mengerjakan desain rinci atau Front End Enginering Design (FEED). Dia pun menargetkan, proyek kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari tersebut akan selesai pada 2026.

"2026 untuk penyelesaian kilang. Tidak mungkin selesai 2022," tuturnya.

Menurut Khalfan, sumber minyak mentah yang akan diolah Kilang Bontang tidak selamanya dari Oman, tetapi dia memastikan sumber minyak langsung dari produsen minyak, bukan dari penjual minyak.

"Ada beberapa potensi untuk menyuplai kilang kita. Tapi bukan dari Oman," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, untuk membangun kilang Bontang, membutuhkan dana USD 15 miliar. Sumber pendanaannya berasal dari pinjaman bank. Dia mengatakan, perusahaannya berminat berinvestasi di Indonesia karena Indonesia merupakan negara yang memiliki pasar besar dan konsumsi besar.

"Itu alasan kami. Kita nggak punya masalah di sini. Ada kebutuhan besar untuk kilang di Indonesia," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Migas
  2. Kilang
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini