Selamatkan Bisnis, Boeing PHK 6.770 Karyawan Pekan Ini

Jumat, 29 Mei 2020 07:00 Reporter : Sulaeman
Selamatkan Bisnis, Boeing PHK 6.770 Karyawan Pekan Ini Boeing 737 MAX. ©REUTERS/Matt Mills McKnight

Merdeka.com - Perusahaan Boeing mengonfirmasi akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 6.770 pekerja di pekan ini. Keputusan diambil untuk menyelamatkan kelangsungan bisnis setelah perusahaan mengalami kerugian akibat berkurangnya pesanan pesawat di tengah pandemi covid-19.

"Kami sampai pada saat yang tidak menguntungkan, karena harus mulai melakukan PHK secara sukarela," kata CEO Boeing Dave Calhoun, seperti dikutip CNN Money di Jakarta.

Namun, Boeing memberikan kesempatan kepada sebagian para pekerja yang di PHK agar tetap bekerja sampai akhir Juli 2020.

PHK sendiri bagian dari rencana Boeing untuk mengurangi jumlah karyawan sebesar 10 persen dari total karyawan sebanyak 160.000 orang. Imbasnya selama beberapa bulan ke depan perusahaan akan secara bertahap memberlakukan PHK.

Boeing telah mengalami penundaan dan pembatalan perintah yang sudah ada untuk pesawat karena sebagian besar pesawat di seluruh dunia telah dibatalkan karena jatuhnya pesawat dalam perjalanan udara. Kedua pembuat pesawat telah memangkas rencana produksi setidaknya selama beberapa tahun ke depan.

"Perusahaan harus terus menyesuaikan rencana bisnis, sampai pandemi covid-19 berhenti. Tapi dengan cara yang masih sulit diprediksi" jelas Calhoun.

Baca Selanjutnya: Peningkatan Layanan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini