Selain Kerja dari Rumah, PNS Juga Bakal Bisa Atur Tambahan Waktu Libur

Selasa, 3 Desember 2019 12:15 Reporter : Merdeka
Selain Kerja dari Rumah, PNS Juga Bakal Bisa Atur Tambahan Waktu Libur PNS. datakudatamu.wordpress.com

Merdeka.com - Pemerintah berencana memberikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) libur saat hari kerja. Hal ini salah satu konsep penerapan Flexible Working Arrangement (FWA) yang‎ sedang disiapkan.

Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Waluyo Martowiyoto, ‎mengatakan dalam penerapan konsep FWA pada PNS diantaranya adalah flexi working time atau waktu kerja PNS yang fleksibel. Flexi working space atau PNS lebih fleksibel dalam memilih tempat kerja.

"Jadi uji coba FWA adalah fleksibel working time, jadi bisa jadi umpamanya kalau biasanya kerjanya jam 7 ada yang 8.30, ada mungkin jam masuk jam pulangnya beda," kata Waluyo, saat menghadiri Pilot Project Manajemen Kinerja PNS Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019, di Kantor Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi, Jakarta, Selasa (3/12).

Menurut Waluyo, salah satu pilihan untuk menerapkan konsep FWA adalah waktu libur PNS yang lebih banyak, di luar libur Sabtu Minggu. Namun, untuk mendapatkan libur tersebut harus memadatkan waktu kerja. "Sehingga mungkin setiap hari Jumat ganjil atau genap bisa libur, gitu kan. Ini yang mengenai compress worknya‎," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Mekanisme Pengambilan Libur

Waluyo menegaskan, meski PNS bisa memilih libur saat hari kerja, jam kerjanya tetap harus memenuhi ketentuan. Di mana, jam kerja PNS yang memilih libur saat hari kerja akan dipadatkan.

"Itu kita kan sehari bekerja wajib kalau dalam dua minggu 10 hari kerja 40 jam. Berarti kalau dua minggu harusnya 10 hari kerja 80 jam. Itu bisa kita ubah nantinya adalah 9 hari kerja 80 jam. 80 jam nya tetap tapi 9 hari kerja sekitar 2 minggu," paparnya.

Dia melanjutkan, PNS yang memilih libur saat hari kerja juga harus disiplin dalam pembagian tugas dengan rekannya, agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

"Pelayanan publik tetap harus jalan, sehingga harus dengan yang mempunyai kewajiban pelayanan yang sama dia tetap harus masuk bergantian. Ini yang namanya jobs sharing," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
BKN Temukan Banyak PNS Penilaian Bagus Tapi Hasil Kerja Jeblok
Jokowi Soal Ganti Eselon dengan Robot: Kita Butuh Kecepatan Bekerja
Pejabat Eselon III dan IV Terdampak Perampingan Tetap Miliki Jenjang Karir
Hadir Reuni Aksi 212, PNS Bisa Diganjar Sanksi
KemenPAN Akui Tak Semua Eselon 3 dan 4 Dihapus
KemenPAN Mulai Laksanakan Pemangkasan Eselon di Desember 2019

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini