Sektor Jasa Melambat Buat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun Jadi 2,97 Persen

Selasa, 19 Mei 2020 18:28 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sektor Jasa Melambat Buat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun Jadi 2,97 Persen Gubernur BI Perry Warjiyo. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia merosot menjadi 2,97 persen pada triwulan-I 2020. Angka ini turun dibandingkan triwulan IV-2019 sebesar 4,97 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2020 tercatat 2,97 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 4,97 persen (yoy)," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).

Penurunan pertumbuhan ekonomi disebabkan melambatnya sektor jasa, khususnya pariwisata, konsumsi non-makanan, dan investasi. Sektor yang paling terdampak terjadi di sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (PHR), sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sub-sektor transportasi.

Sementara itu, kinerja komponen dan sektor yang terkait dengan penanganan Covid-19 tetap baik. Tercermin pada konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga untuk makanan kesehatan dan pendidikan. Termasuk serta sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan, jasa kesehatan dan jasa lainnya.

1 dari 1 halaman

Pelemahan Pertumbuhan Berlanjut

berlanjut rev1

Data April 2020 mengindikasikan perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia berlanjut. Tercermin dari kembali menurunnya Survei Penjualan Eceran dan Purchasing Manager Index.

Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 akan menurun sejalan dengan dampak Covid-19. Namun, pada 2021 pertumbuhan ekonomi diprakirakan kembali meningkat didorong ekonomi dunia yang membaik dan dampak positif stimulus kebijakan yang ditempuh.

Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan Otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh dapat makin efektif dalam mendorong pemulihan ekonomi selama dan pasca Covid-19. [idr]

Baca juga:
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,5 Persen
Gubernur Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Dunia Tumbuh Minus 2,2 Persen di 2020
Ekonomi Indonesia di Kuartal II Diperkirakan Tumbuh Negatif
Skenario Pemerintah Masuki Kondisi Normal Baru Pasca Pandemi Corona
Sri Mulyani Catat Dana Pemulihan Ekonomi Akibat Corona Capai Rp 641,17 T
Skenario Terburuk, Angka Kemiskinan Meningkat 4,86 Juta Orang Akibat Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini