SBY resmikan 'blueprint' dorong masyakarat melek produk keuangan

Selasa, 19 November 2013 09:12 Reporter : Novita Intan Sari
SBY resmikan 'blueprint' dorong masyakarat melek produk keuangan Presiden SBY. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pagi ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan cetak biru strategi literasi keuangan Indonesia yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Strategi literasi keuangan dimulai dari pengetahuan OJK dari berbagai survei dari salah satunya Bank Dunia. Indonesia punya tingkat literasi keuangan rendah dibanding negara tetangga baik regional dan global," ujar Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti Sandrihamry Soetiono dalam siaran pers, , Selasa (19/11).

Berdasarkan data Bank Dunia, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya mencapai 20 persen. Adapun negara jiran terdekat, seperti Filipina mencapai 27 persen, Malaysia 67 persen, dan Thailand 73 persen.

"Salah satu faktor yang mendorong financial inclusion berhasil adalah literasi masyarakat. Kita mengikuti India, Amerika Serikat, dan Australia yang sudah memiliki strategi literasi keuangan agar financial inclusion bisa terakselerasi dengan baik," ujar Kusumaningtuti.

Lebih lanjut, Kusumaningtuti menjelaskan misi dari literasi keuangan ini adalah melakukan edukasi di bidang keuangan kepada masyarakat Indonesia agar dapat mengelola keuangan secara cerdas. Meningkatkan akses informasi dan penggunaan produk jasa keuangan melalui pengembangan infrastruktur pendukung literasi keuangan. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. OJK
  2. Presiden SBY
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini