SBY ke Australia, DPR harap swasembada daging terwujud

Selasa, 3 Juli 2012 18:33 Reporter : Muhammad Sholeh
Harga Daging Sapi. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Komisi IV DPR M Romahurmuziy mengharapkan lawatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Australia dapat memperhatikan rekomendasi Panja Daging DPR Komisi IV demi tercapainya swasembada daging sapi pada tahun 2014.

Menurut Romy, Komisi IV telah membahas upaya swasembada daging pada tahun 2014 dalam panja daging dan telah menyampaikan beberapa rekomendasi ke pemerintah.

"Pertama adalah melakukan perubahan terhadap Permentan No.07 tahun 2008 tentang syarat dan tata cara pemasukan dan pengeluaran benih, bibit ternak dan ternak potong. Khususnya terhadap pemasukan ternak potong," kata Romy dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa, (3/7).

Dalam rekomendasi Panja Daging, DPR mengusulkan adanya pengurangan bobot sapi potong maksimal dari 350 kg menjadi 250 kg. Hal ini agar terciptanya kesempatan memelihara ternak lebih lama sehingga tenaga kerja yang terserap lebih banyak.

"Yang kedua adalah kewajiban bagi importir daging beku sebesar 25 ton untuk memasukkan satu ekor sapi bibit betina dan membeli sapi dari peternakan rakyat," jelas Romy.

"Ketiga adalah menghentikan impor daging dan jeroan untuk konsumsi masyarakat secara sungguh-sungguh kecuali untuk daging premium," lanjutnya.

Tahun 2012 pemerintah menerbitkan kuota impor sebesar 17,5% atau setara 85.000 ton daging sapi dari total kebutuhan nasional 484.000 ton, masing-masing impor daging sapi beku 34.000 ton dan impor sapi bakalan 283.000 ekor atau setara dengan 51.000 ton daging sapi beku.

Romy juga mengharapkan Presiden SBY dapat memanfaatkan hubungan RI-Australia dengan membuka keran investasi dari Australia, terutama untuk perbaikan dan pembinaan terhadap Rumah Potong Hewan (RPH).

"Agar memenuhi standar yang ditentukan dalam Permentan No. 13 Tahun 2010 tentang Persyaratan RPH Ruminansia dan Unit Penanganan Daging," tandasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Daging Sapi
  2. Swasembada Pangan
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.