Sasar Sektor Konsumsi, Cara Pemerintah Kejar Pajak Orang Kaya di Indonesia

Kamis, 14 Oktober 2021 15:45 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sasar Sektor Konsumsi, Cara Pemerintah Kejar Pajak Orang Kaya di Indonesia pajak. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Staf Ahli Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo menilai saat ini telah terjadi pergeseran konsep perpajakan. Pengenaan pajak yang saat ini dilakukan dinilai sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman.

Di kalangan pajak masa kini, pemerintah harus bisa mencari cara untuk bisa menarik pajak dari orang-orang kaya. Isu ini menjadi penting dalam berbagai diskusi, karena sudah banyak cara untuk bisa menghindari pungutan pajak.

"Bagaimana memajaki orang kaya ini seringkali menjadi bagian diskusi penting. Intervensi multilateral juga kuat, ini dilakukan untuk menangkal penghindaran pajak," kata Yustinus dalam Webinar Perpajakan di Era Digital: Menelaah UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Jakarta, Kamis (14/10).

Maka, langkah yang tepat untuk menarik pajak dari kalangan atas dengan memajaki konsumsi. Ini dinilai menjadi pendekatan baru yang efektif. Sebab pengenaan pajak penghasilan semakin kompleks. Pengenaan pajak pada barang-barang konsumsi dinilai lebih adil dan fair.

"Konsumsi ini sangat dimungkinkan buat memajaki agar biar lebih adil dan fair," kata dia.

Apalagi dengan adanya penggunaan digitalisasi yang semakin luas. Maka hal-hal yang telah dikenakan pajak dan akan dipajaki menjadi fenomena yang penting. Inilah yang membuat konsep perpajakan yang ada saat ini sudah tidak lagi relevan.

"Ini jadi fenomena penting, dengan fenomena itu akan ada pergeseran konsep perpajakan yang selama ini penting tapi tidak relevan lagi," kata dia.

Yustinus mengatakan sudah banyak negara yang melakukan aksi multilateral atau mengikuti konsensus global dalam perpajakan. Namun hal ini ternyata belum optimal dalam pengumpulan pajak. Sebab langkah ini tersandung berbagai isu seperti alasan legalitas, etis dan praktisnya. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini