Saran OJK Pulihkan Tingkat Konsumsi Masyarakat Terimbas Pandemi Corona

Rabu, 2 September 2020 17:41 Reporter : Anisyah Al Faqir
Saran OJK Pulihkan Tingkat Konsumsi Masyarakat Terimbas Pandemi Corona Ekonom Ryan Kiryanto. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai masalah utama perlambatan ekonomi saat ini disebabkan turunnya permintaan konsumsi dari masyarakat. Sementara, dari sisi penawaran khususnya kredit perbankan dalam kondisi stabil dan tidak bermasalah. Maka dari itu, strategi yang diperlukan untuk memulihkan keadaan yakni dengan meningkatkan permintaan masyarakat.

"Isu besar sekarang ini di sisi permintaan, kalau dari penawaran tidak ada masalah karena kondisi kita likuid dan CAR tidak masalah," kata Staf Ahli OJK, Ryan Kiryanto, dalam Live Streaming Keterangan Pers OJK bertajuk 'Stabilitas Sistem Keuangan dan Pengawasan Terintegrasi OJK' di akun YouTube Jasa Keuangan, Jakarta, Rabu (2/8).

Ryan menjelaskan, dari sisi permintaan masih belum terlihat. Pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dibukanya pusat perbelanjaan dan beberapa objek wisata masih belum menunjukkan kenaikan permintaan hingga titik sebelum pandemi. Meski begitu, hal ini tetap menjadi harapan pulihnya aktivitas perekonomian.

"Mal dibuka itu bagus tapi belum kembali ke titik normal," kata Ryan.

Dibukanya kegiatan ekonomi dengan penerapan protokol kesehatan diharapkan akan meningkatkan permintaan. Ryan mencatat hingga Juli 2020 tercatat peningkatan kredit konsumsi tumbuh 1,45 persen.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini