Sandiaga Uno Sebut Garuda Indonesia Contoh Dampak Pandemi di Sektor Penerbangan

Senin, 7 Juni 2021 18:49 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sandiaga Uno Sebut Garuda Indonesia Contoh Dampak Pandemi di Sektor Penerbangan Pesawat Garuda Indonesia. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno turut prihatin dengan kondisi bisnis maskapai penerbangan nasional, seperti yang dialami Garuda Indonesia sebagai BUMN jasa transportasi udara milik negara. Dia menilai kondisi perusahaan Garuda Indonesia menjadi bukti nyata dampak pandemi dari sektor pendukung pariwisata nasional maupun internasional.

"Isu Garuda, ini bagian dari realita. (Makanya kita) fokus paket (ke) penerbangan domestik," kata Sandiaga dalam keterangan persnya, Jakarta, Senin (7/6).

Sebagai bagian dari pemerintah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus memberikan dukungan kepada Garuda Indonesia untuk melakukan reposisi dan transportasi. Sandiaga juga meminta agar Garuda fokus untuk melayani penerbangan rute domestik, khususnya bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan wisata dalam negeri.

"Kami ingin dukung maskapai pnerbangan untuk melakukan reposisi dan transformasi dengan fokus ke wisatawan nusantara," kata dia.

Selain itu secara khusus pihaknya juga mengkampanyekan bangga berwisata di Indonesia untuk mengajak masyarakat mulai melakukan konsumsi. Cara ini diharapkan bisa menolong meningkatkan jumlah penumpang maskapai plat merah ini.

"Kampanye Bangga Berwisata di Indonesia saja, diharapkan bisa dorong Garuda yang sedang mengalami masa-masa sulit," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendorong program desa wisata di berbagai wilayah di Indonesia. Adanya program ini diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata. Sebab, konsep desa wisata merupakan produk inovasi dari keadaan darurat pandemi Covid-19.

Sandiaga memastikan, desa wisata yang akan dikunjungi wisatawan domestik ini telah menerapkan protokol kesehatan pariwisata atau CHSE. Berkonsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. "Kita pastikan desa wisata ini menampung minat yang tinggi dari masyarakat dan akan kita siapkan CHSE-nya," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini