Sambut New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur Pencegahan Covid di Area Pabrik

Kamis, 28 Mei 2020 11:23 Reporter : Merdeka
Sambut New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur Pencegahan Covid di Area Pabrik Pupuk Indonesia. istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah BUMN terus mempersiapkan mekanisme kerja memasuki The New Normal, salah satunya PT Pupuk Indonesia (Persero). Sebagai langkah melindungi para karyawan dan kelancaran penugasan penyaluran pupuk, 5 produsen pupuk yang merupakan entitas bisnis dari PT Pupuk Indonesia (Persero), siap menerapkan pedoman New Normal dengan tetap memberlakukan prosedur pencegahan penyebaran Covid-19 atau Novel Coronavirus di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing secara ketat.

Kelima produsen pupuk dimaksud yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin Idat mengatakan, sejak awal Pupuk Indonesia telah mengarahkan para produsen pupuk untuk menjalankan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan.

Seperti, pengaturan shift di pabrik, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, penyediaan APD lengkap di pabrik dan kantor, tambahan wastafel di area strategis, hingga pemberlakuan Work From Home untuk karyawan tertentu dan yang memiliki kondisi khusus, serta pembatasan kedatangan tamu dan pembatasan perjalanan dinas.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata Pupuk Indonesia Grup melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari Pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," kata Aas kepada wartawan, Kamis (28/5).

Khusus untuk karyawan pabrik, perusahaan turut menyediakan extra fooding dan vitamin guna menjaga kesehatan para personil. Pegawai pun diwajibkan segera melakukan rapid test, medical check up, vaksin pneumonia dan vaksin influenza.

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan berbagai protokol yang mencakup berbagai aspek bisnis perusahaan, termasuk penerapan physical distancing di ruang kerja.

"Perlahan-lahan semua aspek kegiatan akan dinormalkan kembali, termasuk jumlah karyawan yang masuk kerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan tentunya menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah," jelas Aas.

Pupuk Indonesia juga telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai aspek bisnis, baik itu untuk kegiatan rapat, administrasi, keuangan hingga kegiatan pemasaran. "Khusus untuk aspek produksi pupuk, kami telah mengembangkan teknologi Digital Fertilizer untuk memonitor segala aspek performance pabrik," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Dermaga Pelabuhan

rev1

Upaya preventif juga diterapkan di dermaga pelabuhan yang terdapat di area pabrik. Di mana setiap kapal yang berlabuh akan diawasi dengan ketat, mulai dari kelengkapan dokumen bebas karantina, hingga pembatasan dan pemeriksaan kesehatan anak Buah kapal (ABK) yang akan turun ke dermaga.

"Tenaga kerja bongkar muat dan petugas yang akan naik ke atas kapal juga wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta wajib membersihkan diri usai bertugas," ungkapnya.

Tenaga pemasar pun diwajibkan memperhatikan protokol Covid-19 dengan mengenakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dimanapun berada.

Semua kebijakan tersebut bersifat dinamis, dan siap menyesuaikan dengan perkembangan terbaru. "Bagaimana pun juga, perlindungan konsumen menjadi hal yang utama bagi Kami," tutur Aas.

Perseroan pun telah memiliki web dashboard berisikan informasi terkini dari penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Dashboard tersebut bisa diakses oleh seluruh karyawan Pupuk Indonesia Grup kapanpun dan dimanapun. Dengan begitu, para karyawan meski telah rutin melakukan upaya pencegahan, namun bisa tetap waspada dengan lingkungan kerjanya.

"Informasi tersebut menyajikan data angka terkait penyebaran dan penanganan COVID-19 di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Informasi hanya berupa angka, tanpa mengungkap identitas karyawan apabila ada yang mengalami gejala atau positif terpapar," jelas dia.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh karyawan yang masih tetap bertugas menjaga produksi dan operasional perusahaan dalam kondisi di tengah pandemi seperti saat ini," pungkas Aas.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Pupuk Indonesia Tambah Stok ATM Beras Kementan
Produksi 14 Juta Ton, Pupuk Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan Optimalisasi Lahan Rawa
BUMN: Kelancaran Produksi Pupuk Bantu Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
Distribusi Pupuk Dikebut guna Antisipasi Percepatan Musim Tanam
Penjualan Pupuk Indonesia Tumbuh 17 Persen di Kuartal I-2020
Kuartal I-2020, Produksi Pupuk Indonesia Grup Capai 3,1 Juta Ton

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini